Jakarta, IDN Times - Kantor Berita ANTARA menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, terkait pemberitaan "Pemerintah setop penerbangan luar negeri imbas konflik Iran".
Direktur Pemberitaan Kantor Berita ANTARA, Virgandhi Prayudantoro, meminta maaf atas kesalahan pengutipan pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, dalam pemberitaan tersebut.
"Kami dengan menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya atas kesalahan pengutipan pernyataan yang disampaikan Pak Mensesneg. Kami memohon maaf kepada Pak Mensesneg dan seluruh masyarakat Indonesia," kata Virgandhi di Jakarta, melansir ANTARA, Selasa (17/3/2026).
Virgandhi menjelasjan kesalahan pengutipan tersebut terkait konteks kutipan Prsetyo yang seharusnya mengenai penundaan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Pewarta Kantor Berita ANTARA justru mengutip pernyataan Mensesneg terkait menghentikan penerbangan dari Indonesia ke luar negeri karena konflik di Iran.
"Kesalahan tersebut murni salah konteks pengutipan pernyataan narasumber, dalam hal ini Pak Mensesneg," ujarnya.
Terakhir, Virgandhi menegaskan, kantor berita pelat merah itu berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pemberitaan.
