Menilik Kebiasaan Rapat Gus Dur, Mega, SBY, Jokowi, Siapa Suka WFH?

- Presiden Prabowo sering menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang atau Kertanegara, bahkan saat jam kerja dan kebijakan work from home diberlakukan.
- Gus Dur dan Megawati tidak pernah rapat di rumah pada jam kerja; Mega hanya melakukannya jika mendesak, sementara Gus Dur selalu rapat di Istana karena tinggal di sana.
- SBY kadang memanggil menteri ke Cikeas saat akhir pekan, sedangkan Jokowi selalu mengadakan rapat di Istana atau lokasi kunjungan kerja, bukan di kediaman pribadinya.
Jakarta, IDN Times - Istilah "beda pemimpin, beda gaya" benar adanya. HaI ini terlihat dari gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan para presiden pendahulunya.
Mulai dari kebijakan, hingga lokasi rapat terbatas juga terlihat berbeda. Presiden Prabowo kerap melakukan rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor atau pun di Kertanegara, Jakarta Selatan, di hari dan jam kerja.
Saat kebijakan bekerja dari rumah (work form home) diberlakukan setiap Jumat bagi ASN, Presiden Prabowo juga melakukannya, bahkan juga di hari lain. Lantas, bagaimana dengan mantan Presiden yang lain, apakah mereka juga kerap bekerja dan menerima menteri-menteri atau pejabat tinggi di rumah?
Menteri Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN era Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Laksamana Sukardi mengatakan, Gus Dur tidak pernah menggelar rapat terbatas di kediaman pribadi. Sebab, Gus Dur tinggal di Istana.
"Kalau Gus Dur tidak pernah (rapat di rumah), karena Beliau tinggal di Istana," ujar Laksamana Sukardi kepada IDN Times, dikutip Jumat (26/6/2026).
1. Megawati rapat di luar jam kantor jika kondisi mendesak

Laksamana Sukardi juga pernah menjadi Menteri BUMN era Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, Megawati juga tidak pernah mengadakan rapat rapat di rumah pada jam kerja.
"Megawati kadang-kadang hanya dalam kondisi urgen (mendesak) di luar jam kantor. Itupun atas permintaan menteri yang bersangkutan. Biasanya rapat terbatas Menko dan beberapa menteri terkait masalah. Ibu Mega sangat disiplin dengan hierarki dan tupoksi lembaga kementerian," kata dia.
2. SBY suka panggil menteri saat weekend ke kediaman pribadinya

Juru bicara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Mallarangeng, juga menceritakan kebiasaan rapat SBY. Andi yang juga pernah menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada periode kedua pemerintahan SBY menceritakan, SBY dalam kesehariannya tinggal di Istana Kepresidenan saat menjabat sebagai Presiden.
Suami Ani Yudhoyono itu baru pulang ke kediaman pribadinya di Cikeas saat akhir pekan.
"Biasanya, sehari-hari tinggal di Istana, walau pun kalau weekend kita sering juga di Cikeas," kata Andi kepada IDN Times.
Menurut Andi, saat SBY berada di Cikeas dan tiba-tiba ada masalah yang harus diselesaikan, kerap memanggil para menterinya, meskipun sedang akhir pekan.
"Jadi, kadang-kadang, walaupun di Cikeas, misalnya, kalau ada masalah-masalah penting, ya menteri-menteri dipanggil datang ke Cikeas. Tetapi karena beliau tinggalnya di Istana, klau sehari-hari ya di Istana, sampai, sampai SBY itu kalau masih ada masalah pun, jam berapa pun tetap aja, bertugas. Kita juga sebagai jubir ya, kalau Jubir kan perintah beliau kan melekat," ucap dia.
Andi mengatakan, urusan kerja bisa dianggap selesai ketika SBY sudah masuk ke kamar untuk beristirahat. Dia menyebut, waktunya tidak bisa diprediksi.
"Kalau beliau sudah masuk kamar tidur baru kita berhenti juga bekerja. Mau jam 11, mau jam 12 malam. Nah sehari-hari di eh di Istana. Tapi kalau di, kalau pas lagi weekend, kita di Cikeas ada masalah, ya menteri-menteri juga dipanggil ke Cikeas," ujar dia.
3. Jokowi juga rapatnya di Istana

Sementara, Koordinator Staf Khusus Presiden era Presiden ke-7 RI Joko "Jokowi" Widodo, Ari Dwipayana, juga menyampaikan Jokowi tidak pernah rapat terbatas di kediamannya. Rapat biasanya dilakukan di Istana.
"Jadi, Presiden Jokowi itu tinggal di (Istana) Bogor, di Wisma di Bogor, jadi Beliau kadang tinggal di Wisma Negara di Istana Negara Jakarta. Pada kunjungan tertentu Beliau juga tinggal di Istana Gedung Agung Yogyakarta, karena itu seringkali rapat terbatas itu digelarnya tentu di Istana Merdeka," kata Ari kepada IDN Times.
"Kadang juga Sidang Kabinet Paripurna itu digelarnya di Istana Negara, kemudian juga beberapa kali rapat di Istana Bogor, di Istana Presiden di Bogor dan juga memanfaatkan ruang rapat kantor Kepresidenan di Istana Negara. Pada momen tertentu Beliau juga rapat di Istana Kepresidenan Yogyakarta. Jadi Istana itu menjadi tempat Beliau menyelenggarakan rapat terbatas, rapat internal maupun Sidang Kabinet Paripurna," sambungnya.
4. Jokowi tidak pernah rapat di kediaman pribadi

Ari menerangkan, Jokowi juga kerap rapat terbatas atau internal saat kunjungan ke daerah. Rapat tersebut dilakukan apabila harus menyelesaikan masalah yang mendesak.
"Selain itu, ketika kunjungan kerja seringkali diadakan rapat, misalnya rapat terbatas atau rapat internal dilakukan di tempat-tempat on the spot yaitu dilakukan kunjungan kerja itu terjadi di beberapa kali kunjungan kerja Beliau, misalnya di Borobudur ketika rapat untuk menyelesaikan suatu hal yang dianggap urgen itu biasanya rapatnya on the spot di lapangan," ucap dia.
Ari yang bekerja selama 10 tahun dengan Jokowi, tidak pernah melihat pria asal Solo itu rapat dari rumah.
"Jadi model rapat Beliau begitu, jadi di Istana, di kantor Kepresidenan maupun di lokasi kunjungan kerja, setahu saya tidak pernah Beliau rapat internal itu di kediaman, baik itu di Wisma di Bogor maupun di Wisma di Jakarta atau di rumah kediaman di Solo, saya kira rapat-rapat itu digelar di Istana maupun on the spot, sepengetahuan saya pengalaman saya selama 10 tahun seperti ini," ujar Ari.

















