Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arafah Lambang Padang Mahsyar, Ini Makna, Kegiatan dan Doa Saat Wukuf
Suasana Jabal Rahmah jelang Wukuf di Arafah, Sabtu (15/6/2024). (IDN Times/Faiz Nashrillah)
  • Wukuf di Arafah merupakan rukun sah haji yang dilaksanakan oleh jemaah haji.
  • Arafah menjadi lambang Padang Mahsyar, tempat manusia menanti keputusan Allah SWT, dan lambang Maqam Ma'rifah Billah.
  • Jemaah haji perlu memperbanyak zikir, berdoa, tafakkur, menjaga salat lima waktu, kesehatan, dan membaca doa-doa selama wukuf di Arafah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pelaksanaan wukuf di Padang Arafah sebagai puncak ibadah haji, di mana seluruh jemaah berhenti untuk berdoa, berzikir, dan merenung sebagai bagian dari rukun haji.
  • Who?
    Jemaah haji dari berbagai negara yang sedang menunaikan ibadah haji di bawah bimbingan Kementerian Agama Republik Indonesia dan otoritas Arab Saudi.
  • Where?
    Padang Arafah, Kota Suci Makkah, Arab Saudi, yang menjadi lokasi utama pelaksanaan wukuf dalam rangkaian ibadah haji.
  • When?
    Pada tanggal 9 Zulhijah dalam kalender Hijriah, bertepatan dengan puncak pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
  • Why?
    Wukuf dilakukan karena merupakan rukun sah haji dan memiliki makna spiritual mendalam sebagai simbol kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT serta ajakan untuk introspeksi diri.
  • How?
    Kegiatan dilakukan dengan berdiam di Arafah sambil memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, berdoa dengan khusyuk, menjaga kesehatan, serta mengikuti prosesi sesuai tuntunan syariat Islam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang dari banyak negara datang ke Makkah dan berkumpul di Padang Arafah. Mereka berhenti sejenak untuk wukuf, yaitu bagian penting dari ibadah haji. Di sana mereka berdoa, zikir, membaca Al-Qur’an, dan minta ampun pada Allah. Semua orang sama di hadapan Allah dan berharap doa mereka dikabulkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Wukuf di Arafah menggambarkan momen kebersamaan spiritual yang mendalam, ketika jutaan jemaah dari berbagai bangsa bersatu dalam kesetaraan dan perenungan diri. Melalui zikir, doa, dan introspeksi, setiap individu diajak berhenti sejenak dari hiruk pikuk dunia untuk mengenali makna hidup, memperkuat iman, serta merasakan ketenangan dan harapan akan ampunan Allah SWT.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makkah, IDN Times - Saat pelaksanaan wukuf, seluruh jemaah haji berkumpul di Padang Arafah, Kota Suci Makkah. Wukuf merupakan rukun atau syarat sah haji.

Wukuf di Arafah yang merupakan rangkaian dari puncak haji berlangsung pada tanggal 9 Zulhijah. Semua jemaah haji dari berbagai negara berkumpul di Padang Arafah.

Dikutip dari Kemenag.go.id, wukuf artinya berhenti. Artinya, semua yang awalnya bergerak, suatu saat akan berhenti. Semua yang hidup akan mati.

Sedangkan Arafah menjadi lambang Padang Mahsyar. Saat manusia menghadap Allah SWT dengan status yang sama. Manusia diam, cemas  dan penuh harap saat menunggu keputusan Allah SWT, surga atau neraka.

1. Makna dan pentingnya wukuf

Pohon Sukarno di Arafah (IDN Times/Sunariyah)

Selain menjadi lambang Padang Mahsyar, yang menjadi tempat manusia menanti keputusan Allah SWT, Arafah juga menjadi lambang Maqam Ma'rifah Billah. Artinya, semua perbedaan sirna. Semua berstatus sama sebagai hamba Allah SWT.

Adapun wukuf bermakna pengenalan. Di Arafah inilah, umat Islam diminta untuk berdiam, merenung, introspeksi dan bertaubat kepada Allah SWT.

Di Arafah, seorang muslim diharapkan bisa mengenali dirinya dan Allah SWT sebagai Tuhannya.

Wukuf mengisyaratkan pentingnya berhenti sejenak dari hiruk pikuk kehidupan duniawi agar dapat berpikir, menimbang, dan merencanakan agenda kehidupan jangka panjang.

2. Kegiatan yang harus dilakukan selama wukuf

Jemaah terlihat wukuf di bawah terik matahari Arafah. (IDN Times/Sunariyah)

Agar jemaah haji mendapatkan esensi dan hikmah dari wukuf di Arafah, maka berikut hal-hal yang perlu dilakukan selama wukuf, seperti dikutip dari Kemenag.go.id:

1. Memperbanyak zikir dengan membaca talbiyah, kalimat tauhid, dan membaca Al-Qur'an.
2. Menyelingi zikir dengan berdoa. Arafah adalah tempat mustazab (terkabulnya doa).
3. Meyakini bahwa doa di Arafah dikabulkan Allah dan dosanya diampuni
4. Mengikuti prosesi wukuf dengan khidmat, dan memanfaatkan waktu wukuf dengan sebaik-baiknya.
5. Bertafakkur dan merenungi kebesaran Allah SWT, merasa dirinya kecil dan tidak berdaya, berserah diri dan mengharap pertolongan Allah
6. Bagi jemaah sakit agar bersabar, ikhtiar berobat ke dokter, serta zikir dan doa untuk kesembuhan
7. Menjaga salat lima waktu
8. Menjaga kesehatan, banyak minum air putih, makan yang cukup, tetap berada di dalam tenda, minum obat yang dianjurkan dokter, dan istirahat yang cukup

3. Doa Nabi di Arafah

Suasana jelang wukuf di Arafah pada Selasa (27/6/2023). (IDN Times/Sunariyah)

Dikutip dari buku Fi Rihabi Bayt al-Haram,  bab Ma Tsabata Min al-Duai fi Yaumi Arafah yang ditulis Al-Sayyid Muhammad Alawi bin Abbas al-Maliki al-Makki al-Hasani, berikut doa-doa yang bisa dibaca selama wukuf di Arafah:

1. Membaca Talbiyah "Labbaikallahumma labbaik, dst" 3x
2. Membaca takbir "Allahu Akbar" 3x
3. Membaca "La Ilaha illallah wahdahu la syarikalahu, lahulmulku walahulhamdu yuhyi wayumitu, biyadihil Khair. 100x

لااله الا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد يحيي ويميت بيده الخير. 100x

4. Asyhadu Annallaha ala Kulli Syaiin Qadir, waannallaha qad ahatha bikulli Syaiin Ilma. 100 x

أشهد ان الله على كل شيء قدير وان الله قد احاط بكل
شيء علما.100x

5. Audzu billahi minas saythanirrajim. Innahu huwassamiul alim. 3x

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم. انه هو السمع العليم.x 3

6. Membaca surah Fatihah 3x
7. Membaca surah al-Ikhlas (Qulhu) diawali bismillah. 100 x.
8. Membaca salawat kepada Nabi 100 x
9. Berdoa untuk kebaikan dan keselamatan diri sendiri di dunia dan akhirat, untuk keluarga, orang-orang yang berjasa dalam hidup, dan muslimin/muslimat.

Dianjurkan setiap doa diulang 3 kali, dengan khusuk dan penuh keyakinan bahwa Allah Maha Mengabulkan doa. Bila sudah selesai, bisa diulang dari awal. 

Perlu diketahui, ada banyak pilihan doa dalam hadis-hadis Nabi SAW di Arafah. Namun, dalam banyak hadis Nabi tidak pernah meninggalkan bacaan tahlil:
لا إله الا الله وحدها لا شريك له

La Ilaha illallah wahdahu la syarikalahu

Editorial Team

Related Article