Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bantah Mundur dari TVRI Akibat Ditekan, Iman: Murni karena Kesehatan
Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Iman Brotoseno. (Dokumentasi pribadi)
  • Iman Brotoseno resmi mundur dari jabatan Direktur Utama TVRI pada 23 Februari 2026 dengan alasan kesehatan, sekaligus membantah adanya tekanan politik di balik keputusannya.
  • Dewan Pengawas LPP TVRI segera memproses pengunduran diri Iman sesuai peraturan yang berlaku dan akan menggelar sidang maksimal dalam 14 hari untuk menyetujui atau menolak permohonan tersebut.
  • Belum ada pelaksana tugas dirut yang ditunjuk menggantikan Iman, sementara masa jabatannya sejak 2020 berakhir menjelang TVRI menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Iman Brotoseno mengaku mundur dari kursi Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI pada Senin (23/2/2026). Ia mengaku mundur dari posisi yang ditempatinya sejak 2020 karena alasan kesehatan.

Pengunduran diri disampaikan Iman dalam rapat mingguan yang digelar bersama seluruh jajaran direksi TVRI, kepala satker dan kepala TVRI stasiun penyiaran se-Indonesia.

"Saya memutuskan mengundurkan diri, agar dapat fokus pada keadaan kesehatan saya," ujar Iman dalam keterangan tertulis, Senin.

Ia membantah mundur sebagai dirut TVRI karena mendapat tekanan politik dari pihak tertentu. "Tidak ada tekanan politik atau ancaman kekerasan terhadap diri saya. Saya mundur murni karena alasan kesehatan," katanya.

Sementara, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI, Agus Sudibyo, mengucapkan terima kasih atas kerja keras Iman selama hampir enam tahun terakhir. Ucapan serupa juga disampaikan anggota Dewas LPP TVRI lainnya.

"Terima kasih, Pak Iman atas semua kontribusinya selama ini untuk TVRI. Kepada direksi, kepsta (kepala stasiun), dan seluruh karyawan TVRI, tolong agar tetap tenang, solid, dan fokus pada tugas serta fungsi masing-masing," ujar Agus kepada IDN Times melalui pesan pendek.

1. Dewas LPP TVRI segera proses pengunduran diri Iman Brotoseno

TVRI (tvrinews.com)

Agus mengatakan usai Iman mengumumkan pengunduran diri, maka langsung diproses Dewan Pengawas TVRI sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 13 Tahun 2005 mengenai LPP TVRI, dan Keputusan Dewan Pengawas LPP TVRI Nomor 1 Tahun 2024 tentang tata kerja Dewas dan Dewan Direksi LPP TVRI.

"Dalam waktu paling lambat 14 hari setelah pengunduran diri tersebut, Dewan Pengawas TVRI akan melakukan sidang untuk menyetujui atau menolak permohonan tersebut," katanya.

2. Pelaksana tugas dirut TVRI masih diproses

Logo TVRI (Sumber: tvri.go.id)

Agus sendiri menyebut hingga saat ini belum ditunjuk pelaksana tugas dirut TVRI untuk menggantikan Iman Brotoseno. Ia mengatakan pengganti Iman masih dalam proses.

"Masih diproses (pengganti Iman Brotoseno)," katanya.

3. Iman sudah memimpin TVRI sejak 2020

Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno. (Tangkapan layar Facebook TVRI)

Iman ditetapkan sebagai Dirut TVRI pada 2020 untuk menggantikan Helmy Yahya. Ia seharusnya menjabat untuk periode 2020 hingga 2022. Namun, tidak diketahui alasan Iman tetap menjabat hingga 2026. Ketua Dewas LPP TVRI, Agus Sudibyo, belum merespons ketika IDN Times menanyakan alasan perpanjangan masa jabatan Iman itu.

Meski begitu, pengunduran diri Iman tetap mengejutkan banyak pihak. Apalagi, langkah itu terjadi saat TVRI resmi menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2026. Rencananya, acara empat tahunan itu berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Iman diketahui merupakan seorang pekerja seni yang pada hajatan Pilpres dikenal sebagai pendukung Jokowi. Dia menggeluti dunia film sejak 1998 dan menjadi seorang sutradara. Salah satu yang diarsiteki Iman adalah 3 Srikandi, film biopik 2016 tentang tiga atlet panahan asal Indonesia yang meraih medali pertama di ajang Olimpiade Seoul.

Editorial Team