Jakarta, IDN Times - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (AD), Brigjen TNI Donny Pramono mengklarifikasi keterlibatan TNI membantu polisi memberantas begal merupakan bentuk sinergi antara militer dan kepolisian. Oleh sebab itu, mereka ikut terlibat dalam patroli malam yang dilakukan bersama kepolisian.
"Kalau Anda lihat patroli garnisun, itu gabungan (patroli) TNI dan Polri, bahkan ada dari Satpol PP. Mereka berputar (seputar Jakarta). Di masing-masing wilayah, mereka juga melaksanakan (patroli)," ujar Donny ketika memberikan keterangan pada Jumat (29/5/2026) di Jakarta Pusat.
Ia menambahkan keterlibatan TNI dalam operasi untuk memberantas begal sesuai dengan Undang-Undang nomor 3 tahun 2025 mengenai Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal itu tertulis pada poin Operasi Tugas Militer Selain Perang (OMSP).
"Selain itu, (patroli) juga dilandasi adanya permintaan resmi dari pihak kepolisian. Kehadiran personel TNI AD bersama kepolisian di wilayah rawan bertujuan untuk memperkuat efek pencegahan, mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas, dan meningkatkan rasa aman masyarakat," tutur dia.
