Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bareskrim Buru Bandar Penyuplai Narkoba ke Kampung Ambon dan Kampung Boncos
Tim Gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya menggerebek Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat, Jumat (9/10/2026). (Dok. Polda Metro Jaya)
  • Bareskrim Polri memburu bandar dan penyuplai narkotika ke Kampung Ambon serta Kampung Boncos.

  • Penggerebekan melibatkan 700 personel polisi dan TNI, dengan 24 orang ditangkap di dua kawasan Jakarta Barat.

  • Petugas menemukan narkotika, senjata tajam, uang tunai, serta tempat penyewaan alat isap narkoba.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (9/10/2026)

Sebanyak 700 anggota polisi dan TNI menggerebek Kampung Ambon di Cengkareng serta Kampung Boncos di Palmerah, Jakarta Barat. Sebanyak 24 orang ditangkap.

Senin (12/10/2026)

Brigjen Kristian Siagian menyampaikan bahwa aparat akan mendalami penyuplai besar ke berbagai kawasan narkoba dan memburu bandar besar.

saat ini

Bareskrim Polri mendalami hasil penggerebekan dan mengusut keterkaitan jaringan peredaran narkotika di Kampung Ambon dan Kampung Boncos.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Bareskrim Polri memburu bandar dan penyuplai narkotika ke Kampung Ambon dan Kampung Boncos.
  • Who?
    Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, polisi, dan TNI terlibat dalam penggerebekan serta penyelidikan.
  • Where?
    Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah, Jakarta Barat.
  • When?
    Penggerebekan dilakukan Jumat (9/10/2026), sementara keterangan tertulis disampaikan Senin (12/10/2026).
  • Why?
    Penggerebekan dilakukan karena kawasan tersebut terkait jaringan peredaran narkotika di Jakarta Barat.
  • How?
    Sebanyak 700 personel dikerahkan secara simultan di dua titik. Polisi menangkap 24 orang dan menemukan sejumlah barang bukti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Polisi sedang mencari bandar dan penyuplai narkotika ke Kampung Ambon dan Kampung Boncos. Sebelumnya, polisi dan TNI menggerebek dua tempat itu dengan 700 petugas. Ada 24 orang yang ditangkap. Polisi juga menemukan narkotika, senjata tajam, uang, dan tempat untuk menyewa bong. Polisi masih menyelidikinya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penggerebekan melibatkan polisi dan TNI secara bersama-sama di dua kawasan, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk membantu melalui informasi. Sinergitas tersebut dapat mendukung upaya memutus mata rantai peredaran narkotika, sementara penyelidikan terhadap jaringan dan penyuplai besar masih terus dilakukan oleh aparat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengaku tengah memburu bandar dan penyuplai narkotika ke kawasan Kampung Ambon dan Kampung Boncos di Jakarta.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Kristian Siagian mengatakan pihaknya tengah mendalami hasil penggerebekan yang telah dilakukan pada Jumat (9/10/2026).

Penyidik, kata dia, sedang mengusut apakah kedua wilayah itu masuk dalam jaringan peredaran narkoba yang sama atau tidak. Ia memastikan bakal menindak tegas para pelaku yang terlibat di dalamnya.

"Akan kita dalami penyuplai besar ke berbagai kawasan narkoba itu. Apakah merupakan satu jaringan atau berbeda, apakah jaringan satu sama lain terkait. Akan kita buru bandar besar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).

1. Polisi imbau masyarakat ikut memberi informasi

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya menggerebek dua kampung narkoba di Jakarta pada Jumat (9/10/2026). (Dok. Bareskrim Polri)

Krist juga meminta masyarakat ikut membantu pemberantasan narkoba. Caranya, masyarakat harus berani menyampaikan pelbagai informasi yang ada.

"Kami sangat berharap sinergitas antara Polri dan stakeholder, terutama masyarakat terkait peredaran narkoba. Polisi bersama masyarakat berantas mata rantai bandar narkoba," ujarnya.

2. Kampung Ambon dan Boncos digerebek

Ilustrasi narkoba (IDN Times/Istimewa)

Sebelumnya, sebanyak 700 anggota polisi dan TNI dikerahkan untuk menggerebek Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (9/10/2026) pagi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan sebanyak 24 orang ditangkap dalam penggerebekan itu karena terkait dengan jaringan peredaran narkotika di kawasan Jakarta Barat.

"Pada pagi hari tadi kami melaksanakan operasi secara simultan di dua titik, yaitu di Kampung Boncos dan juga di Kampung Ambon dengan kekuatan 700 personel, yaitu dari Brimob, Dalmas, dari Narkoba baik Polda, Mabes Polri, maupun Polres, kemudian dari TNI," ujarnya.

3. 24 orang ditangkap

Ilustrasi narkoba (IDN Times)

Polisi menangkap 24 orang yang terdiri dari 16 orang di Kampung Ambon, Cengkareng, sedangkan delapan orang lainnya ditangkap di Kampung Boncos, Palmerah.

Penggerebekan di Kampung Ambon sempat diwarnai aksi pengejaran terhadap sejumlah orang yang berusaha melarikan diri saat melihat kedatangan aparat gabungan. Beberapa orang bahkan dilaporkan melompat ke sungai untuk menghindari kejaran petugas. Namun, mereka akhirnya berhasil diamankan.

"Di Kampung Ambon khususnya ini ya, kita temukan orang-orang yang berusaha lari. Ada yang ke sungai tadi, kemudian kita lakukan pengamanan. Kita borgol," ungkap Bismo.

Saat menyisir dan mendobrak sejumlah rumah, petugas menemukan berbagai barang bukti, mulai dari narkotika, senjata tajam berupa panah, tombak, dan busur, hingga uang tunai.

Petugas juga menemukan tempat yang digunakan untuk menyewakan alat isap narkoba atau bong.

Curated For You

Editorial Team

Related Article