Ilustrasi pemudik sepeda motor. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Pratikno juga memberi perhatian khusus pada keselamatan perjalanan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang kerap mendominasi arus mudik. Jalur-jalur vital dinilai perlu pengamanan ekstra demi mencegah kecelakaan dan kemacetan parah.
“Fokus keselamatan, terutama sekali para pengendara motor. Pengamanan jalur vital juga harus menjadi perhatian bersama untuk pelayanan yang aman,” ujarnya.
Tak hanya aman, pelayanan mudik tahun ini juga diminta mengedepankan pendekatan humanis dan inklusif. Pemerintah menaruh perhatian khusus pada anak-anak, ibu hamil, serta lansia.
“Selain aman, tentu saja juga nyaman. Kami harapkan pendekatan humanis dan inklusif, terutama sekali memberikan perhatian yang utama kepada kelompok-kelompok rentan, anak-anak, ibu hamil, lansia,” imbuhnya.
Menurut Pratikno, keberhasilan layanan Idulfitri sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, penguatan deteksi dini, serta pengambilan keputusan berbasis data riil dan pengecekan lapangan secara berkelanjutan.
“Ini adalah komitmen kita bersama untuk menjamin layanan yang aman, nyaman, dan lancar. Dan kehadiran negara harus dirasakan secara langsung oleh masyarakat melalui layanan yang humanis dan responsif,” pungkasnya.