- Mayor Inf Egy Satria Binthara: peringkat II penulis taskap terbaik (memperoleh medali dan piagam).
- Kolonel Inf Josep Tanada Sidabutar: dosen terbaik.
- Brigjen TNI Waris Aris Nugroho: pabing taskap terbaik berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh para peserta didik dan dewan penguji.
Tuntas Belajar di Seskoad, Seskab Teddy dan 3 Perwira TNI Ini Raih Prestasi

- Penutupan pendidikan reguler ke-67 Seskoad 2026 dipimpin KSAD Jenderal Maruli, dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah perwira berprestasi termasuk Letkol Teddy Indra Wijaya dan Letkol Inf Denny Sopyan.
- Letkol Inf Denny Sopyan meraih Piala Virajati sebagai pasis dengan prestasi belajar terbaik, sementara Teddy dinobatkan sebagai penulis taskap terbaik berdasarkan kualitas karya tulis strategisnya.
- Pendidikan Seskoad tahun ini menerapkan metode tatap muka dan daring, memungkinkan Teddy tetap mengikuti kegiatan meski menjalankan tugas mendampingi Presiden Prabowo Subianto.
Jakarta, IDN Times - Masa tugas belajar pendidikan reguler ke-67 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) tahun 2026 memang telah berakhir pada Rabu, 3 Juni 2026 lalu. Penutupan pendidikan reguler itu dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli.
Ia memberikan penghargaan kepada sejumlah perwira berprestasi. Perwira siswa yang disorot publik adalah Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya lantaran ia didapuk sebagai pasis dengan tugas penulisan kertas karya perorangan terbaik. Namun, ada perwira siswa lainnya yang turut meraih penghargaan.
Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, untuk kategori prestasi belajar terbaik diraih oleh Letnan Kolonel Inf Denny Sopyan. Ia meraih peringkat I prestasi belajar terbaik pasis TNI.
"Sehingga dia memperoleh Piala Virajati, medali dan piagam," ujar Donny ketika dikonfirmasi pada Sabtu (6/6/2026).
Denny juga meraih penghargaan peringkat III untuk kategori penulis taskap terbaik. Pria yang sehari-hari bertugas di satuan Danpaspampres itu memperoleh medali dan piagam. Sedangkan peringkat I untuk kategori penulis taskap terbaik diraih oleh Teddy.
1. Daftar perwira yang meraih penghargaan usai melewati Seskoad ke-67

Lebih lanjut, berikut daftar perwira yang turut meraih penghargaan selain Teddy dan Denny Sopyan:
Donny juga menjelaskan, penghargaan yang diraih oleh Teddy diberikan berdasarkan kualitas karya tulis strategis (taskap) yang disusun oleh peserta didik.
2. Letkol Denny Sopyan raih piala Virajati

Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, penghargaan prestasi belajar terbaik diraih oleh Letkol Inf Denny Sopyan. Sehingga ia meraih piala Virajati atau siswa dengan nilai akumulasi terbaik secara keseluruhan.
Donny menggarisbawahi penghargaan taskpai terbaik dan prestasi belajar terbaik adalah dua penghargaan berbeda. "Kedua penghargaan tersebut memiliki parameter dan mekanisme penilaian yang berbeda," kata Jenderal bintang satu itu.
3. Seskab Teddy bisa mengikuti pendidikan Seskoad secara daring

Sebelumnya, Donny juga menyebut, pendidikan reguler ke-67 Seskoad turut menerapkan metode pembelajaran secara daring selain tatap muka langsung. Teddy terlihat memanfaatkan metode ini ketika harus mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja.
"Kami sampaikan bahwa benar Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat ini sedang mengikuti Dikreg LXVII Seskoad. Pendidikan dilakukan dengan metode tatap muka dan daring, menyesuaikan pengembangan pendidikan, dinamika tugas dan kebutuhan organisasi," ujar Donny kepada media pada Jumat, 6 Februari 2026 lalu.
Namun, metode daring di dalam Seskoad turut menuai sorotan dari sejumlah pihak. Pengamat militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting mengatakan, pada umumnya pendidikan Seskoad harus diikuti penuh selama enam bulan dengan tatap muka atau luring.
Meskipun, Selamat tak membantah metode pendidikan daring di Sesko TNI pernah terjadi ketika pandemik COVID-19 melanda Indonesia. Namun, kini Indonesia tidak lagi berstatus pandemik.
"Posisi Teddy yang masih menjabat Seskab ini unik. Sementara, bila mengikuti pendidikan Seskoad, dia baru bisa meninggalkan Bandung pada Jumat sore atau malam. Makanya di Seskoad tahun ini unik (karena diberikan fasilitas pendidikan secara daring)," ujar Selamat kepada IDN Times melalui telepon pada Jumat, 6 Februari 2026.


















