Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempunyai harta kekayaan sepanjang 2025 mencapai Rp33.379.793.123 (Rp33,3 miliar). Ini merupakan kali pertama Purnawirawan Jenderal bintang empat TNI itu melaporkan harta kekayaannya ke komisi antirasuah.
Djamari dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menko Polkam pada 17 September 2025, menggantikan posisi Budi Gunawan. Ia merupakan wajah baru di kabinet Merah Putih Prabowo.
Dikutip dari situs LHKPN komisi antirasuah pada Jumat (29/5/2026), harta kekayaan terbesar Djamari disimpan dalam bentuk aset tanah dan bangunan. Ia melaporkan total memiliki 10 tanah dan bangunan yang tersebar di lima kota berbeda yakni Bogor, Kabupaten Badung, Bandung, Malang, dan Karawang.
Aset tanah dan bangunan luas dilaporkan berada di Malang. Djamari memiliki aset tanah dan bangunan seluas 4.311 meter persegi di Kabupaten Malang, dengan nilai mencapai Rp4.311.000.000 (Rp4,3 miliar).
Aset tanah dan bangunan terluas kedua juga dilaporkan berada di Malang yakni 3.558 meter persegi. Nilai aset tersebut mencapai Rp3.558.000.000 (Rp3,5 miliar).
