Jakarta, IDN Times - Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti, Dhenny Ribowo mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan komunikasi dengan kolega lainnya terkait demo lanjutan usai aksi pada Jumat, 19 Juni 2026 di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Belum ada keputusan apakah mahasiswa Trisakti melakukan aksi demo lanjutan. Mereka memilih untuk menunggu realisasi dari janji yang disampaikan oleh pimpinan DPR pada Jumat malam kemarin.
"Kami masih dalam tahap komunikasi. Tetapi, ketika isu-isu menyangkut rakyat sedang jadi sorotan dan kami dibutuhkan untuk hadir di jalan, insyaallah Trisakti gak akan pernah absen," ujar Dhenny kepada IDN Times lewat telepon, Sabtu (20/6/2026).
Salah satu parameter dari realisasi janji pimpinan DPR, yakni soal pencabutan status tersangka terhadap 16 mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan Balai Kota Jakarta pada 2025. Wakil Ketua DPR Saan Mustopa mengeklaim sudah berkomunikasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti status hukum belasan mahasiswa Trisakti itu.
Menurut Dhenny, bila hal sederhana terkait pencabutan status tersangka saja tak dapat dipenuhi maka sulit membayangkan janji lain seperti evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan ditindaklanjuti.
"Apalagi janji yang paling sulit menyangkut kepentingan rakyat banyak, sehingga tanpa perlu ada konsolidasi sekalipun, masyarakat akan keluar dengan sendirinya dan menyampaikan aspirasi, seperti Agustus 2025 lalu," tutur dia.
