Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berburu Hewan Kurban Jelang Idul Adha, Sapi Premium Seharga Rp70 Juta Laku Terjual
Sapi kurban di Kandang Sapi Jowo, Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026). (dok. IDN Times/Zahira Hilman)
  • Penjualan sapi kurban di Kandang Sapi Jowo Jakarta Timur naik 20 persen dibanding tahun lalu, meski ekonomi sedang lesu dan pembeli individu sedikit menurun.
  • Fajar memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp dan Facebook untuk promosi, bahkan melayani calon pembeli lewat video call guna memastikan kondisi sapi sebelum transaksi.
  • Sapi premium jenis simmental berbobot sekitar 900 kilogram terjual seharga Rp70 juta, sementara sapi termurah jenis Jawa dibanderol mulai Rp21,5 juta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Penjualan hewan kurban di Jakarta Timur meningkat menjelang Idul Adha 2026, termasuk terjualnya sapi premium seharga sekitar Rp70 juta di Kandang Sapi Jowo milik Fajar.
  • Who?
    Fajar, pemilik Kandang Sapi Jowo di kawasan Banjir Kanal Timur Pondok Kopi, bersama para pembeli hewan kurban dari masyarakat dan Dewan Kemakmuran Masjid.
  • Where?
    Kegiatan penjualan berlangsung di Kandang Sapi Jowo, kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Pondok Kopi, Jakarta Timur.
  • When?
    Kondisi ini terjadi menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, dengan laporan disampaikan pada Minggu, 24 Mei 2026.
  • Why?
    Meningkatnya minat masyarakat untuk berkurban meski kondisi ekonomi melemah serta tren pembelian secara patungan menjadi faktor utama peningkatan penjualan sapi tahun ini.
  • How?
    Penjualan dilakukan langsung di kandang dan melalui media sosial seperti WhatsApp serta Facebook; calon pembeli juga menggunakan video call untuk melihat kondisi sapi sebelum membeli.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Menjelang Idul Adha, banyak orang di Jakarta Timur beli sapi buat kurban. Ada Pak Fajar yang punya kandang sapi di Pondok Kopi. Katanya tahun ini jualannya lebih ramai dari tahun lalu. Orang bisa lihat sapinya lewat video call juga. Ada sapi besar banget dijual Rp70 juta, dan yang paling murah Rp21 juta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah tantangan ekonomi dan pelemahan rupiah, peningkatan penjualan sapi kurban hingga 20 persen di kandang Fajar menunjukkan daya beli dan semangat berbagi masyarakat tetap terjaga. Adaptasi pedagang dengan promosi daring serta layanan video call juga mencerminkan inovasi positif dalam menjaga kepercayaan pembeli dan memperluas jangkauan pasar secara efisien.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Penjualan hewan kurban di sejumlah lapak Jakarta Timur mulai ramai menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.  Di tengah pelemahan rupiah dan kondisi ekonomi yang menjadi sorotan, seorang pedagang hewan kurban di Jakarta Timur, justru mengaku penjualan sapi tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Pemilik Kandang Sapi Jowo di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Pondok Kopi, Jakarta Timur, Fajar (40), mengatakan minat masyarakat membeli sapi kurban masih cukup tinggi menjelang Idul Adha tahun ini.

“Kalau tahun ini kandang kita jauh lebih baik dibandingkan tahun kemarin untuk penjualan,” kata Fajar saat ditemui IDN Times, Minggu (24/5/2026).

1. Penjualan sapi meningkat dibanding tahun 2025

Sapi premium di Kandang Sapi Jowo, Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026). (dok. IDN Times/Zahira Hilman)

Fajar mengatakan, penjualan sapi kurban di kandangnya mengalami peningkatan sebesar 20 persen dibanding tahun lalu, meski kondisi ekonomi tengah melemah. 

Namun, ia mengakui pembeli pribadi mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Kalau dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) itu ada aja yang beli. Cuman kalau untuk kelas-kelas pribadi itu agak menurun,” ujarnya. 

Menurutnya, pembelian hewan kurban secara patungan kini lebih banyak digandrungi masyarakat.

2. Penjualan hewan kurban kini dilakukan secara online, video call untuk lihat hewan kurban

Sapi kurban di Kandang Sapi Jowo, Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026). (dok. IDN Times/Zahira Hilman)

Selain datang langsung ke kandang, sejumlah pembeli kini memilih mencari hewan kurban melalui media sosial. Fajar mengungkapkan, dirinya melakukan promosi melalui WhatsApp dan Facebook. 

Beberapa calon pembeli bahkan meminta video call untuk melihat kondisi sapi secara langsung sebelum membeli. “Jadi cari online terus dibawa ke sini, baru ketemu di kandang. Ada juga yang video call buat ngeliat sapinya,” ungkapnya.

3. Sapi premium seharga Rp70 juta sudah laku terjual

Pemilik Kandang Sapi Jowo, Fajar, bersama sapi jenis simmental, di Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026). (dok. IDN Times/Zahira Hilman)

Di kandangnya, Fajar menyediakan sekitar 50 ekor sapi kurban yang didatangkan dari Solo, Jawa Tengah. Beberapa jenis sapi favorit yang banyak dicari pembeli, yakni sapi limosin dan simmental. 

Ia menyebut, salah satu sapi premium jenis simmental berbobot sekitar 900 kilogram, telah terjual dengan harga lebih dari Rp70 juta. 

“Ini monster kita tahun ini, beratnya sampai 900-an kilogram. Kemarin laku di harga 70 jutaan,” kata Fajar sambil menunjukkan sapi simmental jumbo.

4. Sapi termurah dijual mulai Rp21 jutaan

Sapi kurban jenis jawa di Kandang Sapi Jowo, Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, Minggu (24/5/2026). (dok. IDN Times/Zahira Hilman)

Selain sapi premium, Fajar juga menyediakan sapi kurban dengan harga yang lebih terjangkau. Ia menyatakan, sapi Jawa menjadi hewan kurban dengan harga paling murah di kandangnya tahun ini sekitar Rp21,5 juta. 

“Yang paling murah ini sapi Jawa, di harga Rp21,5 juta,” ungkapnya. Meski dijual dengan harga lebih rendah, Fajar memastikan kondisi sapi tetap sehat dan terawat karena diberi pakan secara rutin setiap hari.

Editorial Team