Jakarta, IDN Times - Pasukan jajar kehormatan mulai berbaris di depan pintu masuk Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Mereka berseragam dan menggunakan atribut lengkap berdiri tegap.
Mereka berbaris untuk menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi. Sejumlah siswa SD turut menyambut PM India di sepanjang jalan Medan Merdeka Utara dan di Istana Merdeka.
Tak hanya itu, pasukan berkuda turut mengawal kedatangan Modi ke Istana Merdeka. Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan PM Modi. Keduanya berjabat tangan dan saling berpelukan. PM Modi tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 10.25 WIB.
Di saat bersamaan, tari Kemilau Jakarta khas Betawi turut menyambut kedatangan PM Modi. Prabowo kemudian mengajak PM Modi ke panggung kehormatan untuk upacara penyambutan kenegaraan. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan India diputar. Saat prosesi ini, 21 dentuman meriam salvo turut ditembakkan.
Prabowo mengajak Modi untuk inspeksi pasukan. Setelah itu, Prabowo dan Modi saling memperkenalkan delegasi masing-masing.
Terlihat, Presiden Prabowo mengenalkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Prabowo mengajak Modi ke dalam Istana Merdeka. Modi kemudian mengisi buku tamu kenegaraan.
Setelah itu, keduanya melakukan pertemuan tete-a-tete atau empat mata. Agenda setelah itu, ada pertemuan bilateral secara tertutup.
Sebelumnya, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengatakan kunjungan PM India ke Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara, sekaligus menghasilkan berbagai kerja sama baru di sejumlah sektor prioritas.
Chakravorty mengatakan, India dan Indonesia tengah mempersiapkan sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang diharapkan dapat ditandatangani selama kunjungan Modi.
Menurut dia, dokumen kerja sama itu mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan, antariksa, ilmu pengetahuan dan teknologi, farmasi, ketahanan pangan, pendidikan, hingga hilirisasi.
“Di antara MoU yang sedang dipersiapkan, akan ada kerja sama di bidang kesehatan, antariksa, ilmu pengetahuan dan teknologi, farmasi, ketahanan pangan, pendidikan, serta hilirisasi,” kata Chakravorty dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Dia mengatakan, proses finalisasi setiap kesepakatan berbeda-beda.
“Sebagian masih dalam proses, sebagian akan selesai tepat waktu, dan sebagian mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Namun, kunjungan ini tetap akan menghasilkan berbagai capaian,” ujar dia.
