Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Biru-Putih Warnai Istana Merdeka saat Pembagian Bonus Atlet
Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus ke atlet peraih medali di Asian Games dan Asian Para Games 2026 (dok. Sekretariat Presiden)
  • Para atlet Asian Games dan Asian Para Games hadir di Istana Merdeka untuk menerima apresiasi pemerintah setelah membawa pulang medali.

  • Kontingen Indonesia melampaui target dengan meraih 39 medali di Asian Games dan 73 medali di Asian Para Games.

  • Bonus diberikan kepada atlet dan pelatih berdasarkan jenis medali, nomor pertandingan, serta prestasi yang diraih.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
29/10/2026

Para atlet Indonesia hadir di halaman Istana Merdeka, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi dan bonus secara simbolis kepada perwakilan atlet serta pelatih.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah memberikan penghargaan dan bonus kepada atlet serta pelatih Indonesia setelah Asian Games dan Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya 2026.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto, para atlet, pelatih, dan pihak yang terlibat dalam kontingen Indonesia.
  • Where?
    Halaman Istana Merdeka, Jakarta.
  • When?
    Kamis (29/10/2026).
  • Why?
    Penghargaan diberikan untuk mengapresiasi perjuangan atlet dan pelatih dalam mengikuti dua ajang olahraga internasional.
  • How?
    Prabowo menyerahkan bonus secara simbolis kepada perwakilan atlet dan pelatih dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan medali serta nomor pertandingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Para atlet Indonesia datang ke Istana Merdeka setelah bertanding di Asian Games dan Asian Para Games. Presiden Prabowo menyapa mereka, termasuk atlet yang memakai kursi roda. Mereka mendapat penghargaan dan bonus karena membawa banyak medali untuk Indonesia. Pelatih juga mendapat bonus karena membantu atlet berlatih dan bertanding.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemberian penghargaan kepada atlet dan pelatih menunjukkan bahwa perjuangan dalam kompetisi internasional mendapat apresiasi pemerintah. Skema bonus yang disesuaikan dengan jenis medali dan nomor pertandingan juga mencakup pelatih, sehingga kerja keras dalam persiapan dan pendampingan kontingen turut dihargai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Suasana berbeda terlihat di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (29/10/2026). Warna biru muda dan putih mendominasi kawasan Istana. Bukan seragam pasukan pengamanan atau pakaian resmi kenegaraan, melainkan seragam para atlet Indonesia yang baru saja berjuang di Asian Games dan Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya 2026.

Para atlet tampak memenuhi tangga dan area halaman Istana. Sebagian mengenakan jaket olahraga putih dengan aksen merah, sementara lainnya memakai seragam biru muda. Medali yang menggantung di leher mereka menjadi penanda perjuangan dan prestasi yang berhasil dibawa pulang ke Tanah Air.

Di antara para atlet yang hadir, sejumlah atlet disabilitas terlihat duduk di kursi roda. Mereka juga mengenakan seragam biru muda lengkap dengan medali. Kehadiran para atlet tersebut menambah warna dalam acara pemberian penghargaan yang digelar pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto hadir untuk memberikan apresiasi kepada para atlet. Mengenakan pakaian berwarna krem dan peci hitam, Prabowo terlihat menghampiri sejumlah atlet yang duduk di kursi roda. Ia menyalami mereka satu per satu, bahkan tampak membungkukkan badan untuk menyapa atlet yang duduk di hadapannya.

Prabowo tidak hanya memberikan penghargaan secara simbolis, tetapi juga menyempatkan diri berbincang dan menyalami para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, dan pihak yang terlibat dalam kontingen Indonesia. Ia mengapresiasi perjuangan mereka dalam mengikuti dua ajang olahraga internasional tersebut.

“Saudara-saudara sekalian, terima kasih atas kehadiran saudara-saudara hari ini. Atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, atas nama pemerintah saya ucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin, seluruh atlet, pelatih, dan semua yang ikut serta dalam kontingen Indonesia dalam Asian Games dan Asian Para Games,” ujar Prabowo

1. Atlet Indonesia lampaui target

Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus ke atlet peraih medali di Asian Games dan Asian Para Games 2026 (dok. Sekretariat Presiden)

Di balik medali yang dikenakan para atlet, terdapat capaian yang melampaui target. Kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan 39 medali pada Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026. Perolehan tersebut terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Jumlah medali emas yang diraih melampaui target awal sebanyak empat keping. Prabowo bersyukur atas pencapaian kontingen Indonesia dalam kompetisi tersebut.

“Alhamdulillah di Asian Games dari target 4 medali emas, kita berhasil meraih 5 medali emas, 11 perak, 23 perunggu, untuk totalnya 39 medali,” ucap Prabowo.

Prestasi tidak hanya datang dari Asian Games. Kontingen Indonesia yang berlaga di Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya 2026 juga mencatatkan hasil di atas target. Para atlet berhasil membawa pulang 73 medali, terdiri dari 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu.

Capaian tersebut lebih dari dua kali lipat target awal pemerintah yang menetapkan tujuh medali emas. Prabowo turut mengapresiasi perjuangan para atlet disabilitas yang berhasil menyumbangkan prestasi bagi Indonesia.

“Di Asian Para Games dari target tujuh medali emas, kita berhasil meraih 15 emas, 21 perak, 37 perunggu, total 73 medali,” ucap Presiden.

2. Prabowo sapa atlet dan serahkan bonus

Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus ke atlet peraih medali di Asian Games dan Asian Para Games 2026 (dok. Sekretariat Presiden)

Setelah menyampaikan sambutan, Prabowo memberikan bonus secara simbolis kepada sejumlah perwakilan atlet dan pelatih. Penyerahan penghargaan dilakukan kepada atlet dari berbagai cabang olahraga, baik pada Asian Games maupun Asian Para Games.

Beberapa atlet yang menerima apresiasi secara simbolis, di antaranya Desak Made dari cabang panjat tebing, Nurisa Dian Ashrifah dari panahan, I Kadek Dwi dari para atletik lempar cakram, Muhammad Iqbal dari menembak, Junaidi dari para judo, Eugenia Diva dari para wushu, serta Yayang Gunaya dari para tenis meja. Pelatih bulu tangkis, Indra Wijaya, juga menjadi salah satu penerima penghargaan.

Pemerintah memberikan bonus dengan nominal berbeda sesuai jenis medali dan nomor pertandingan. Untuk atlet nomor perorangan, peraih emas mendapatkan Rp3 miliar, perak Rp525 juta, dan perunggu Rp262,5 juta.

Sementara itu, atlet nomor ganda memperoleh bonus Rp2,4 miliar untuk emas, Rp420 juta untuk perak, dan Rp210 juta untuk perunggu. Adapun peraih medali pada nomor beregu mendapatkan Rp1,5 miliar untuk emas, Rp315 juta untuk perak, dan Rp157,5 juta untuk perunggu.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir menjelaskan, besaran bonus tersebut disesuaikan dengan kategori pertandingan. Ia menyebut penyerahan penghargaan secara langsung oleh presiden menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap perjuangan para atlet.

“Apresiasi langsung beliau berikan dengan langsung menyerahkan bonus sebesar Rp3 miliar untuk peraih medali emas. Tetapi untuk tentu kalau yang ganda atau yang berdua itu nilainya 2,4 (miliar) dan kalau yang beregu nilainya 1,5 miliar,” kata Erick.

3. Pelatih juga dapat bonus

Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus ke atlet peraih medali di Asian Games dan Asian Para Games 2026 (dok. Sekretariat Presiden)

Penghargaan pemerintah tidak hanya diberikan kepada atlet. Para pelatih yang mendampingi dan mempersiapkan kontingen Indonesia juga memperoleh bonus berdasarkan prestasi yang diraih anak asuh mereka.

Untuk pelatih nomor perorangan atau ganda, bonus yang diberikan mencapai Rp900 juta bagi peraih emas, Rp157,5 juta untuk perak, dan Rp78,75 juta untuk perunggu. Sementara itu, pelatih nomor beregu memperoleh Rp1,2 miliar untuk emas, Rp210 juta untuk perak, dan Rp105 juta untuk perunggu.

Pemerintah juga menetapkan skema bonus bagi pelatih yang atletnya berhasil meraih medali kedua dan seterusnya. Besarannya mencapai Rp450 juta untuk emas, Rp78,75 juta untuk perak, serta Rp39,375 juta untuk perunggu.

Pemberian bonus tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras para atlet dan pelatih dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi internasional. Perjuangan mereka tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga kedisiplinan serta konsistensi selama menjalani latihan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article