Jakarta, IDN Times - Kemendukbangga/BKKBN mendorong pelayanan keluarga berencana (KB) beradaptasi dengan derasnya informasi kesehatan reproduksi di ruang digital. Konseling dinilai tak cukup hanya menyediakan alat kontrasepsi, tetapi harus membantu masyarakat memilah informasi sebelum menentukan pilihan.
"Kualitas pelayanan KB tidak hanya ditentukan oleh alat dan obat kontrasepsi, tetapi juga dipengaruhi oleh edukasi dan konseling yang diterima klien," ujar Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Dr. Drs. Wahidin, M.Kes., dalam kegiatan Kompendium Seri 2 di Jakarta, Senin (5/10/2026), dikutip dari siaran pers Kemendukbangga/BKKBN, Rabu (7/10/2026).
