Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Blackout Sumatra, Ketua DPD Dorong Cadangan Listrik UPS di Daerah
Ketua DPD RI Sultan Najamudin Bachtiar. (Dok. DPD RI).
  • Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendorong setiap daerah memiliki cadangan listrik UPS untuk menjaga pasokan energi, terutama bagi fasilitas publik vital saat terjadi gangguan besar seperti blackout Sumatra.
  • Sultan meminta PLN dan Kementerian ESDM segera memulihkan listrik di Sumatra serta mengevaluasi sistem elektrifikasi nasional agar lebih tangguh terhadap cuaca ekstrem dan bencana alam.
  • PLN menyebut pemadaman massal di Sumatra disebabkan cuaca buruk, sementara Polri menurunkan tim penyelidik ke lokasi gangguan dan belum menemukan indikasi kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Sumatra lampu mati lama sekali karena cuaca jelek. Banyak orang susah kerja dan rumah sakit juga kena. Pak Sultan bilang PLN dan Kementerian ESDM harus cepat betulkan listriknya. Ia juga mau ada alat cadangan listrik namanya UPS supaya kalau mati lampu bisa nyala lagi. Polisi juga cari tahu kenapa kabel besar putus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendorong adanya cadangan listrik dalam bentuk Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan daya dan skala yang cukup di setiap daerah. Hal ini menyikapi peristiwa pemadaman massal (blackout) di wilayah Sumatra.

Menurut Sultan, PLN setempat dapat mengalihkan sumber energy listrik lokal melalui cadangan listrik dalam bentuk UPS ketika ada gangguan serius pada transmisi listrik regional.

"Terutama pada fasilitas publik yang vital seperti rumah sakit, lembaga keuangan dan industri manufaktur yang membutuhkan suplai listrik secara full. Tentunya kita semua tidak ingin peristiwa mati lampu menganggu proses pelayanan publik dan menganggu stabilitas sosial ekonomi masyarakat di daerah," kata Sultan dalam keterangan resmi, Minggu (24/5/2026).

1. PLN dan Kementerian ESDM diminta bergerak cepat

Ketua DPD RI Sultan Najamudin Bachtiar. (Dok. DPD RI).

Sultan juga mendorong agar PT PLN bersama Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) untuk segera memulihkan pemadaman listrik yang terjadi masif di wilayah Sumatera secara menyeluruh. Pemadaman listrik yang terjadi selama puluhan jam, kata Sultan, sangat menganggu aktivitas sosial ekonomi masyarakat di daerah.

"Tentunya kami sangat prihatin dengan peristiwa pemadaman listrik yang terjadi. Kami mengapresiasi respon cepat PLN bersama Kementerian ESDM terus berkoordinasi guna memastikan pasokan listrik kembali pulih," ujar Sultan.

2. Elektrifikasi nasional harus dievaluasi total

Sultan Najamudin terpilih menjadi Ketua DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu(2/10/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/am).

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu mendorong agar pemerintah bersama PLN untuk melakukan evaluasi terhadap sistem elektrifikasi Indonesia agar lebih adaptif terhadap anomali cuaca ekstrem dan lebih safety dari ancaman bencana alam di daerah.

"Peristiwa ini menjadi alarm bagi kita agar pemerintah dan PLN perlu secara bertahap segera melakukan shifting pada sumber pembangkit listrik alternatif, termasuk pola distribusi listrik di pulau-pulau besar yang bersifat regional, seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua," kata dia.

Ketua DPD RI ke-6 itu juga mengapresiasi masyarakat regional Sumatra tetap tenang dan mendukung proses pemulihan yang dilakukan oleh PLN.

"Kami juga mengapresiasi pihak keamanan baik TNI maupun Kepolisian turut melakukan pengamanan di daerah-daerah terdampak pemadaman listrik," tutur dia.

3. PLN sebut blackout Sumatra karena cuaca buruk

Kemacetan panjang terjadi di pertigaan Jalan Jamin Ginting - dr Mansur (USU) karena pemadaman listrik. (IDN Times/Prayugo Utomo)

Pemadaman listrik massal terjadi di Sumatra pada Jumat (22/5) sejak pukul 18.44 WIB. Menurut PLN, blackout terjadi di Sumatra disebabkan oleh cuaca buruk yang kemudian berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatra.

Direktort Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengerahkan tim untuk menyelidiki penyebab blackout atau pemadaman listrik massal di sejumlah wilayah di Sumatra pada Jumat (22/5/2026).

Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengatakan, tim Dittipidter Bareskrim diterjunkan ke titik putus sambungan Sutet 175-176 Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi pada Minggu (24/5).

"Tim polisi menyelidiki penyebab blackout yang terjadi di beberapa wilayah Sumatra," kata Irhamdi dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara belum ditemukan indikasi adanya kesengajaan yang menyebabkan pemadaman listrik massal di wilayah Sumatra. "Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu," ungkapnya.

Editorial Team