Teror Bom SD Saat MPLS, Polisi: Status Aman Ditentukan Gegana-Densus 88

- Polisi belum menyatakan SD Srengseng Sawah 15 aman karena masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Gegana dan Densus 88 terkait ancaman bom.
- Ancaman bom diterima sekolah melalui pesan WhatsApp yang dikirim ke salah satu guru, namun identitas pengirim belum terungkap.
- Penyisiran lokasi masih berlangsung dan aktivitas sekolah akan dilanjutkan setelah dinyatakan steril dari ancaman bahan peledak.
Jakarta, IDN Times - Kepolisian belum menyatakan SD Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, aman meski hingga kini belum ditemukan benda yang diduga bom. Penentuan status aman sepenuhnya menunggu hasil pemeriksaan Tim Gegana dan Densus 88.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan kedua satuan tersebut memiliki kewenangan dan peralatan khusus untuk memastikan tidak ada ancaman bahan peledak di lokasi.
"Yang jelas dari yang berhak atau yang bisa kita pegang yaitu Gegana. Kan Gegana dia punya alat, kemudian juga Densus 88 yang punya alat dia kan, kemudian juga mereka sudah bekerja. Nah, itu kita pastikan aman ya aman," kata Nurma kepada IDN Times.
Ia juga mengungkapkan, ancaman bom diterima sekolah melalui aplikasi WhatsApp yang dikirim kepada salah satu guru.
"WA ke R, ke guru, ke guru ya salah satu guru," ujarnya.
Saat ini proses penyisiran masih berlangsung. Polisi belum mengungkap identitas maupun asal pengirim pesan ancaman tersebut.
Aktivitas sekolah baru akan kembali dilakukan setelah Tim Gegana dan Densus 88 menyatakan seluruh area benar-benar steril dan tidak ditemukan ancaman bahan peledak.






.png)











