Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi lebih dari separuh wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari kondisi normal pada 2026.
Kondisi tersebut dipengaruhi perkembangan fenomena El Nino yang diprediksi mulai aktif pada pertengahan tahun ini.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan sebanyak 482 zona musim (ZOM) atau mencakup 56,18 persen luas daratan Indonesia diprediksi mengalami sifat musim kemarau di bawah normal atau lebih kering dibanding kondisi biasanya.
“Secara umum musim kemarau 2026 diprediksi di bawah normal atau lebih kering dari biasanya, yaitu sebanyak 482 zona musim,” kata Ardhasena dalam konferensi pers BMKG, Rabu (10/6/2026).
