Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkap temuan serius terkait paparan radikalisme pada anak di ruang digital, yang bahkan berujung pada kesiapan melakukan aksi kekerasan.
Kepala BNPT Eddy Hartono mengungkapkan bahkan ada anak yang sudah siap melakukan serangan, imbas dari doktrin yang didapat dari ruang digital.
“Bahkan temuan kemarin Densus 88 itu, satu orang tuh ada yang siap untuk menyerang institusi tertentulah gitu. Di sini siap mau menyerang, gitu. Bayangin tuh, karena terdoktrin tadi," ujar dia di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Kamis (30/4/2026).
