Jakarta, IDN Times - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan tiga kandidat vaksin malaria. Presiden Prabowo Subianto telah meminta BRIN melanjutkan penelitian tersebut untuk mendukung kemandirian Indonesia dalam pengembangan vaksin dan obat-obatan.
Kepala BRIN, Arif Satria mengatakan, pengembangan vaksin malaria menjadi salah satu fokus riset yang mendapat perhatian pemerintah. Menurut dia, ketersediaan vaksin hasil penelitian dalam negeri penting untuk memperkuat kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan kesehatan secara mandiri.
