Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bukan Sekali! Pramono Bongkar Manipulasi Aduan JAKI Oleh PPSU Nakal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Kamis (9/4/2026) / IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Pramono Anung mengungkap manipulasi laporan warga di aplikasi JAKI oleh petugas PPSU yang menggunakan editan AI, dan kasus ini bukan pertama kali terjadi.
  • Manipulasi berulang menunjukkan lemahnya kontrol pejabat setempat karena tanggung jawab penuh diserahkan kepada PPSU tanpa pengawasan memadai.
  • Sebagai respons, Pramono mencopot lurah serta kasi terkait dan menegaskan akan memberi sanksi tegas bagi pelaku di seluruh wilayah Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
9 Mei 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kasus manipulasi respon aduan JAKI di Kalisari, Jakarta Timur, yang melibatkan petugas PPSU dan menyebut bahwa kejadian itu bukan yang pertama kali.

9 Mei 2026

Pramono mencopot Lurah Kalisari serta para kepala seksi terkait sebagai sanksi atas lemahnya pengawasan terhadap manipulasi laporan warga.

9 Mei 2026

Pramono menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap semua pelaku manipulasi respon aduan JAKI, termasuk kasus dengan timestamp di Tendean, Jakarta Selatan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kasus manipulasi respon aduan warga di aplikasi JAKI terkait parkir liar yang dilakukan menggunakan editan kecerdasan buatan (AI) terungkap kembali di wilayah Kalisari, Jakarta Timur.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kasus ini, melibatkan seorang petugas PPSU yang sama dengan kasus sebelumnya serta pejabat kelurahan Kalisari yang telah dicopot.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di wilayah Kalisari, Jakarta Timur, dan juga ditemukan manipulasi serupa pada laporan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.
  • When?
    Pernyataan disampaikan oleh Gubernur Pramono Anung pada Kamis, 9 Mei 2026, di Balai Kota DKI Jakarta.
  • Why?
    Tindakan manipulasi terjadi akibat lemahnya kontrol dari pejabat setempat yang menyerahkan sepenuhnya penanganan laporan kepada petugas PPSU tanpa pengawasan memadai.
  • How?
    PPSU melakukan manipulasi dengan mengedit foto bukti penanganan aduan menggunakan teknologi AI untuk menampilkan seolah-olah laporan sudah ditindaklanjuti secara benar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang PPSU di Jakarta yang nakal karena pakai gambar palsu dari komputer pintar buat bohongin laporan parkir liar. Pak Gubernur Pramono bilang orang itu sudah pernah lakukan lagi. Lurah dan teman-temannya yang jaga tempat itu langsung diganti dan dihukum. Sekarang Pak Gubernur mau semua orang jujur dan tidak boleh ulangi lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah cepat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam menindak manipulasi aduan JAKI menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap integritas pelayanan publik. Dengan mencopot lurah dan pejabat terkait serta menjatuhkan sanksi tegas, tindakan ini memperlihatkan keseriusan menjaga kepercayaan warga dan memastikan transparansi sistem pelaporan tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kasus manipulasi respon aduan laporan warga di JAKI terkait parkir liar di wilayah Kalisari, Jakarta Timur yang menggunakan editan kecerdasan buatan (AI) bukan kasus pertama kali.

"Tetapi kasus di Kalisari itu ternyata bukan kasus yang pertama kali. Dan yang melakukan adalah orang yang sama (PPSU)" ucap Pramono di Balai Kota, Kamis (9/5/2026).

1. Serahkan tanggung jawab ke PPSU

Laporan parkir liar di JAKI/ Dok Istimewa

Menurut Pram manipulasi respon aduan yang lebih dari sekali ini menunjukkan kontrol yang tidak baik dari pejabat setempat yang menyerahkan semuanya pada Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau Pasukan Oranye.

"Adanya kontrol yang tidak baik itu apakah dari Lurah yang bertanggung jawab, Kasi Pemerintahan dan Kasi Ekonomi dan Pembangunan, menyerahkan sepenuhnya kepada PPSU," katanya

2. Lurah dan kasi dicopot

Viral Laporan warga ditindaklanjuti dengan editan/Threads

Pramono sudah mengidentifikasi petugas PPSU yang melakukan manipulasi aduan bahkan sudah menjatuhkan sanksi dengan mencopot lurah Kalisari.

"Lurahnya juga langsung kami copot termasuk Kasi-Kasinya. Kami memberikan hukuman yang akan dikeluarkan oleh Inspektorat karena ini adalah wajah Jakarta, ini adalah kepercayaan tentang Jakarta. Kami mengambil tindakan tegas dan untuk itu tidak boleh terulang kembali," ujarnya

3. Pramono akan ambil tindakan tegas

Dugaan manipulasi respon aduan JAKI/dok Istimewa

Tindakan tegas juga akan dilakukan Pramono terkait manipulasi respon aduan JAKI dengan waktu pengambilan gambar (timestamp) di Tendean, Jakarta Selatan.

"Pokoknya semua yang melakukan itu, mau di Jakarta Selatan maupun di Kalisari maupun di mana saja, kami mengambil tindakan tegas. Enggak ada kompromi untuk itu," ujarnya

Editorial Team