ASN DKI Pakai Mobil Dinas Pelat Palsu, Pramono: Gak Kasih Toleransi!

- Pemprov DKI menegur ASN yang mengganti pelat merah kendaraan dinas menjadi pelat putih untuk kebutuhan konten media sosial di kawasan Puncak Bogor.
- Pemeriksaan awal BPAD menunjukkan kendaraan digunakan saat libur panjang untuk pembuatan konten promosi, dan kini kasusnya didalami Inspektorat DKI Jakarta.
- Insiden terungkap setelah Satlantas Polres Bogor menemukan mobil dinas berpelat palsu, lalu videonya viral di TikTok dan menarik perhatian publik.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tidak menoleransi aparatur sipil negara (ASN) yang terdeteksi mengubah pelat nomor kendaraan dinas di Puncak, Bogor.
Pramono mengatakan, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta sudah memberikan teguran kepada ASN tersebut. Penindakan ini dilakukan setelah adanya laporan mengenai kendaraan operasional yang diubah tampilannya dari pelat merah menjadi pelat putih.
"Pasti akan kita kasih teguran itu, gak boleh! Sudah ditegur oleh BPAD. Jadi kalau di Jakarta yang gitu-gitu kita gak kasih toleransi," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
1. Kendaraan digunakan untuk kebutuhan pelat promosi

Sementara, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, mengatakan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan awal oleh BPAD, kendaraan tersebut diketahui digunakan tepat pada hari libur panjang untuk keperluan pembuatan konten promosi.
“Kebetulan di DKI memiliki salah satu aset promosi sehingga pada saat konten itu dilaksanakan menggunakan kendaraan yang jadi permasalahan kendaraannya diubah pelat menjadi pelat putih,” ujar Uus.
2. Pendalaman oleh inspektorat DKI Jakarta

Kasus ini kini sedang masuk dalam tahap pendalaman lebih lanjut oleh pihak Inspektorat DKI Jakarta untuk melihat potensi pelanggaran lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Pramono menegaskan setiap penggunaan kendaraan dinas harus sesuai peruntukkannya.
3. Kronologi kejadian pelat palsu oleh ASN

Insiden penggunaan mobil dinas berpelat palsu ini diketahui ketika petugas Satlantas Polres Bogor mengamankan sebuah mobil dinas milik Pemprov Jakarta yang kedapatan menyamar di kawasan wisata Puncak. Saat itu, polisi yang tengah berpatroli menaruh curiga pada sebuah MPV hitam dengan pelat putih bernomor B 1732 PQG.
Setelah diperiksa lebih lanjut, terungkap mobil tersebut sebenarnya adalah kendaraan operasional pemerintah yang seharusnya menggunakan pelat merah.
Insiden ini mendadak ramai diperbincangkan setelah rekaman videonya diunggah oleh akun TikTok @dulyanidul pada Minggu, (5/4/2026). Dalam video yang viral tersebut, terlihat jelas momen saat polisi menginterogasi pengemudi dan memeriksa kendaraan yang terparkir di pinggir jalan itu.


















