Jakarta, IDN Times - Seorang remaja di Situbondo, Jawa Timur (Jatim) dikabarkan jadi korban penganiayaan oleh prajurit TNI Angkatan Laut (AL). Kasus ini jadi perbincangan hangat publik di jejaring media sosial.
Dalam berbagai posting di media sosial, tampak sebuah rekaman CCTV yang mengabadikan momen prajurit TNI AL itu memukul korban di sebuah ruangan.
"Seorang pemuda berinisial DN (19) menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota TNI Angkatan Laut (AL) di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Minggu (31/5/2026). Aksi kekerasan tersebut terekam dalam video berdurasi 39 detik dan diduga dipicu persoalan asmara. Pelaku disebut cemburu karena menganggap korban menggoda pacarnya," tulis sebuah akun Instagram dalam caption postingan.
"Menurut keterangan korban, pelaku datang secara tiba-tiba ke kediamannya, menggedor pintu samping rumah, lalu melakukan penyerangan fisik menggunakan benda yang menyerupai selang secara berulang kali. DN juga mengaku pelaku sempat mengintimidasinya dengan membawa-bawa status sebagai prajurit militer saat penganiayaan berlangsung," sambungnya.
Lantas benarkah kabar tersebut?
