Jakarta, IDN Times - Dengan mengenakan kacamata goggle, topi dan pakaian pemadam kebakaran, serta masker khusus, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman turun ke lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Sematang Borang, Palembang, Sumatra Selatan. Mantan Kepala Staf Presiden (KSP) itu mengakui situasi karhutla sudah berat di Sumsel. Sehingga membutuhkan penanganan yang cepat.
Dudung meninjau ke lokasi karhutla didampingi sejumlah pejabat seperti Gubernur Sumatra Selatan, Pangdam II/Sriwijaya, Kapolda, personel TNI dan jajaran kementerian terkait. Namun, ia hanya berada di lokasi karhutla selama beberapa menit.
"Tadi saya sudah ke lapangan (pada Kamis, 15 Oktober 2026) walaupun hanya beberapa menit bersama Kapolda, Gubernur, Pangdam serta jajaran dari TNI, kementerian terkait dan petugas di lapangan. Rupanya penanganan ini sangat berat sekali, apalagi sudah dua bulan ini berjalan," ungkap Dudung di dalam keterangan pada Jumat (16/10/2026).
Purnawirawan jenderal itu juga mengajak masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan moral kepada seluruh personel yang terus berjibaku memadamkan api. Dudung pun meminta kepada publik agar tidak mudah memercayai narasi yang beredar di media sosial bahwa pemerintah kurang memperhatikan terhadap penanganan karhutla.
"Terus terang (medannya) sangat berat. Ini tentunya memerlukan doa dan restu dari seluruh rakyat Indonesia. Kami harapkan ke depan, ini akan semakin mudah diatasi melalui berbagai teknologi yang sudah diupayakan. Baik dari pemerintah daerah maupun lintas intansi," tutur dia.
