Jakarta, IDN Times - Sejumlah warga dari Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, datang ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur untuk mengawal persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik ijazah Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo. Mereka datang bersama rombongan yang terafiliasi dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Salah seorang warga bernama Usu (50) mengatakan, rombongan dari Bekasi berjumlah sekitar 20 orang. Mereka berangkat menggunakan bus setelah mendapat arahan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI setempat.
"Karena kan ada instruksi dari DPC PSI. Untuk mengawal DPC PSI," kata Usu saat ditemui di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Usu mengaku hadir untuk memberikan dukungan kepada Jokowi, sekaligus menyaksikan langsung jalannya persidangan. Ia ingin melihat bagaimana proses pembuktian terkait ijazah Jokowi berlangsung.
Saat ditanya apakah mendapat uang untuk menghadiri sidang Jokowi, Usu enggan membeberkan.
"Kita hanya untuk menyaksikan saja. Bahwa kalau menarik, ijazahnya itu ada. Bahwa Pak Jokowi hadir," ujarnya.
Warga Bekasi lainnya, Dirja (57), juga mengaku datang bersama rombongan untuk mengawal Jokowi. Ia mengatakan, dirinya sudah menjadi pendukung Jokowi sejak lama.
Menurut Dirja, salah satu alasan dirinya tetap mendukung Jokowi karena menilai mantan presiden tersebut memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
"Karena Pak Jokowi itu benar-benar jujur. Benar-benar ini kan sayang sama masyarakat," kata Dirja.
Meski datang bersama rombongan yang berisi kader PSI dari sejumlah daerah, Dirja menegaskan, kehadirannya bukan karena instruksi partai. Ia menyebut rombongan tersebut memang terdiri dari teman-temannya yang berasal dari PSI.
Ia juga melihat banyak kader PSI dari daerah lain yang turut hadir di PN Jakarta Timur, untuk memberikan dukungan kepada Jokowi.