Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kampus yang Masuk Radar Gen Z Jakarta, Digital Savvy dan Siap Kerja
ilustrasi kampus/universitas (IDN Times/Muhammad Surya)
  • Bagi Gen Z Jakarta, kampus bukan sekadar tempat kuliah, tapi ruang membangun identitas, pengalaman industri, dan arah karier sesuai karakter serta kebutuhan pribadi.
  • Lima kampus yang menarik perhatian Gen Z meliputi BINUS, Universitas Bakrie, LSPR Institute, UMN, dan Universitas Paramadina dengan keunggulan di teknologi, komunikasi, kreativitas, hingga nilai kepemimpinan.
  • Pemilihan kampus kini menekankan kecocokan karakter dan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan diri serta kesiapan menghadapi dunia profesional masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Anak-anak muda di Jakarta lagi cari kampus yang cocok buat mereka. Ada kampus yang jago teknologi, ada yang deket sama dunia kerja, ada juga yang keren di komunikasi dan kreatif. Nama-namanya BINUS, Bakrie, LSPR, UMN, dan Paramadina. Mereka pilih kampus bukan cuma buat belajar, tapi juga biar siap kerja nanti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memilih kampus hari ini rasanya tidak sesederhana memilih jurusan lalu melihat gedungnya dari brosur. Untuk Gen Z Jakarta, kampus bukan hanya tempat belajar selama empat tahun. Kampus juga menjadi ruang untuk membangun identitas, mencoba banyak pengalaman, mengenal industri, memperluas koneksi, dan pelan-pelan membaca arah karier.

Karena itu, “kampus pilihan” tidak selalu berarti kampus yang paling sering disebut. Kadang, kampus yang menarik justru kampus yang punya karakter jelas: ada yang kuat di teknologi, ada yang dekat dengan dunia komunikasi, ada yang punya lingkungan strategis, ada yang memberi ruang kreatif, dan ada juga yang menonjol dari sisi nilai serta pengembangan diri.

Berikut beberapa kampus yang cukup relevan masuk radar Gen Z Jakarta, terutama bagi mereka yang mulai melihat kuliah bukan hanya sebagai urusan akademik, tetapi juga sebagai pengalaman menuju dunia profesional.

1. BINUS University

Binus @Medan resmi dibuka dan jadi kampus pertama Binus University di Sumatra (IDN Times/Indah Permata Sari)

BINUS menjadi salah satu nama yang cukup sering muncul ketika membicarakan kampus swasta dengan ekosistem digital, teknologi, bisnis, dan entrepreneurship. Kampus ini punya karakter yang kuat di area inovasi dan pengembangan talenta digital, sehingga cukup dekat dengan kebutuhan Gen Z yang tumbuh bersama teknologi.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada dunia teknologi, bisnis digital, sistem informasi, computer science, desain, atau entrepreneurship, BINUS sering masuk dalam daftar pertimbangan. 

2. Universitas Bakrie

Universitas Bakrie. (Dok. Universitas Bakrie).

Universitas Bakrie punya posisi yang menarik sebagai kampus urban yang berada langsung di lingkungan bisnis Jakarta Selatan. Berlokasi di Bakrie Tower, kawasan Kuningan, kampus ini dekat dengan ritme perkantoran, korporasi, media, dan aktivitas profesional ibu kota.

Nuansa industri menjadi salah satu pembeda yang cukup terasa. Universitas Bakrie tidak berdiri jauh dari dunia kerja, melainkan berada di tengah ekosistem yang akrab dengan bisnis dan praktik profesional. Kedekatan dengan Bakrie Group juga memberi warna tersendiri, terutama dalam cara kampus ini membangun citra sebagai kampus yang dekat dengan industrial engagement.

Bagi Gen Z yang mulai memikirkan pengalaman kuliah secara lebih praktis, hal seperti ini cukup penting. Kampus bukan hanya tempat belajar teori, tetapi ruang untuk mengenal cara industri bergerak, membangun jejaring, dan membaca peluang karier sejak masa kuliah.

Dengan bidang studi yang bersinggungan dengan komunikasi, bisnis, teknologi, teknik, dan pangan, Universitas Bakrie relevan bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di Jakarta Selatan dengan suasana urban, akses ke lingkungan profesional, dan orientasi belajar yang dekat dengan dunia industri.

“Bisa dibilang, salah satu kekuatan Universitas Bakrie memang ada di posisinya yang dekat dengan dunia industri. Mahasiswa kuliah di lingkungan yang ritmenya sangat dekat dengan bisnis, korporasi, media, dan aktivitas profesional Jakarta” ujar Kurniati Putri, Kepala Bagian Humas dan Kerjasama Universitas Bakrie.

3. LSPR Institute

LSPR Institute mengesahkan program doktoral kelas dunia (Dok. LSPR)

Untuk Gen Z yang tertarik dengan komunikasi, public relations, marketing communication atau industri kreatif, LSPR menjadi salah satu kampus yang punya asosiasi di bidang tersebut. 

Karakter LSPR cukup jelas: dekat dengan dunia komunikasi profesional, media, public speaking, branding, dan creative industry.

Ini membuat LSPR relevan bagi calon mahasiswa yang merasa dirinya lebih cocok berada di dunia komunikasi, event, campaign, media, atau industri kreatif yang membutuhkan kemampuan tampil, menyusun pesan, dan memahami audiens.

4. Universitas Multimedia Nusantara

Universitas Multimedia Nusantara (umn.ac.id)

Universitas Multimedia Nusantara atau UMN cukup kuat diasosiasikan dengan dunia multimedia, komunikasi digital, teknologi, dan industri kreatif. Kampus ini memiliki karakter yang dekat dengan ekosistem media serta digital creative.

Bagi Gen Z yang tertarik pada visual, konten, teknologi komunikasi, desain, journalism, film, atau dunia digital, UMN bisa menjadi salah satu pilihan yang terasa relevan. Apalagi, kebutuhan industri terhadap talenta kreatif yang paham teknologi semakin terasa, dari content production, creative strategy, digital media, hingga product communication.

5. Universitas Paramadina

Universitas Paramadina (paramadina.ac.id)

Universitas Paramadina punya karakter yang berbeda. Kampus ini sering diasosiasikan dengan nilai leadership, ethics, entrepreneurship, serta bidang sosial-humaniora, komunikasi, bisnis, psikologi, hubungan internasional, dan desain. Dari informasi resminya, Paramadina memiliki beberapa program studi seperti Manajemen, Ilmu Komunikasi, Hubungan Internasional, Psikologi, Teknik Informatika, Desain Produk, dan Desain Komunikasi Visual.

Bagi Gen Z yang mencari kampus dengan nuansa pemikiran, nilai, dan pengembangan diri, Paramadina bisa menjadi salah satu nama yang menarik dilirik. Karakternya tidak hanya bicara soal keterampilan profesional, tetapi juga soal cara berpikir, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.

Pada akhirnya, memilih kampus memang bukan soal mengikuti daftar yang paling ramai dibicarakan. Setiap calon mahasiswa punya prioritas yang berbeda. Ada yang mencari teknologi, komunikasi, kreativitas, lokasi, jejaring, nilai, atau pengalaman yang lebih dekat dengan dunia kerja.

Yang penting, Gen Z perlu membaca kampus dari karakternya masing-masing. Setiap kampus punya kekuatan, suasana, dan pendekatan yang berbeda. Karena itu, calon mahasiswa perlu melihat mana kampus yang paling sesuai dengan minat, kebutuhan, cara belajar, dan bayangan masa depan yang ingin mereka bangun.

Editorial Team

Related Article