Jakarta, IDN Times – Sejumlah petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur terlihat duduk termenung. Mata mereka berkaca-kaca seolah menahan tangis setelah menangani kebakaran di Jalan Tipar Cakung, Gang Pelajar, RT 009/RW 009, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).
Mereka masih mengenakan pakaian pelindung dan perlengkapan pemadam. Salah satu petugas terlihat menunduk dengan mata sembab. Momen tersebut terekam dalam video setelah proses evakuasi korban kebakaran.
Kebakaran itu menewaskan seorang balita berusia 4 tahun. Korban merupakan salah satu dari dua balita kembar yang berada di rumah tersebut saat kebakaran terjadi. Saudara kembarnya, yang juga berusia 4 tahun, mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Berdasarkan laporan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 14.01 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 14.10 WIB dan mulai melakukan pemadaman satu menit kemudian.
"Saat kejadian, rumah dalam kondisi terkunci. Warga kemudian melihat api keluar dari peralatan elektronik yang berada di dalam rumah dan menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan," tulis laporan tersebut.
Api berhasil dilokalisasi pada pukul 14.20 WIB. Proses pendinginan dilakukan pukul 14.27 WIB dan operasi pemadaman selesai pukul 15.05 WIB.
Petugas berhasil menyelamatkan empat kepala keluarga atau 15 jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, dua balita kembar menjadi korban.
"Dua orang balita kembar berusia 4 tahun menjadi korban dalam peristiwa ini inisial A (putri) cidera luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, inisial A (putra) tutup usia," tulis Damkar DKI Jakarta Timur.
Kesedihan juga dirasakan personel Damkar Jakarta Timur yang bertugas di lokasi.
"Kami seluruh jajaran personel Damkar Jakarta Timur yang bertugas di lapangan merasa sangat sedih dan berduka atas gugurnya ananda A. Kami mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," imbuhnya.
