Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Damkar Menahan Tangis saat Evakuasi Balita Kembar Korban Kebakaran Cakung
Petugas Damkar Jaktim evakuasi korban kebakaran di Cakung, Jumat (2/10/2027)/( Dok Video @damkarjaktim)
  • Kebakaran di rumah di Gang Pelajar, Cakung Barat, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026), menewaskan balita laki-laki berusia 4 tahun dan melukai saudari kembarnya.
  • Laporan kebakaran diterima pukul 14.01 WIB; petugas tiba pukul 14.10, melokalisasi api pukul 14.20, lalu menyelesaikan operasi pemadaman pada 15.05 WIB.
  • Rumah dilaporkan terkunci saat api diduga terlihat dari peralatan elektronik. Damkar menyelamatkan 15 jiwa, sementara petugas di lokasi turut berduka atas korban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Terjadi kebakaran di rumah di Cakung, Jakarta Timur. Dua anak kembar umur 4 tahun ada di dalam rumah yang terkunci. Satu anak perempuan luka bakar dan dibawa ke rumah sakit. Saudara laki-lakinya meninggal. Petugas pemadam memadamkan api dan menyelamatkan 15 orang. Mereka sedih sampai hampir menangis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah tragedi yang menyedihkan, respons cepat petugas menunjukkan kesiapsiagaan yang nyata: laporan diterima pukul 14.01, pemadaman dimulai tak lama setelah kedatangan, dan api dilokalisasi pada 14.20. Upaya itu menyelamatkan 15 jiwa, sementara duka mendalam para personel mencerminkan kepedulian mereka terhadap keluarga korban yang terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Sejumlah petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur terlihat duduk termenung. Mata mereka berkaca-kaca seolah menahan tangis setelah menangani kebakaran di Jalan Tipar Cakung, Gang Pelajar, RT 009/RW 009, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).

Mereka masih mengenakan pakaian pelindung dan perlengkapan pemadam. Salah satu petugas terlihat menunduk dengan mata sembab. Momen tersebut terekam dalam video setelah proses evakuasi korban kebakaran.

Kebakaran itu menewaskan seorang balita berusia 4 tahun. Korban merupakan salah satu dari dua balita kembar yang berada di rumah tersebut saat kebakaran terjadi. Saudara kembarnya, yang juga berusia 4 tahun, mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Berdasarkan laporan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 14.01 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 14.10 WIB dan mulai melakukan pemadaman satu menit kemudian.

"Saat kejadian, rumah dalam kondisi terkunci. Warga kemudian melihat api keluar dari peralatan elektronik yang berada di dalam rumah dan menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan," tulis laporan tersebut.

Api berhasil dilokalisasi pada pukul 14.20 WIB. Proses pendinginan dilakukan pukul 14.27 WIB dan operasi pemadaman selesai pukul 15.05 WIB.

Petugas berhasil menyelamatkan empat kepala keluarga atau 15 jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, dua balita kembar menjadi korban.

"Dua orang balita kembar berusia 4 tahun menjadi korban dalam peristiwa ini inisial A (putri) cidera luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, inisial A (putra) tutup usia," tulis Damkar DKI Jakarta Timur.

Kesedihan juga dirasakan personel Damkar Jakarta Timur yang bertugas di lokasi.

"Kami seluruh jajaran personel Damkar Jakarta Timur yang bertugas di lapangan merasa sangat sedih dan berduka atas gugurnya ananda A. Kami mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article