Jakarta, IDN Times - Sosok Eka Pebriansyah bukan orang baru di PT Pegadaian. Sebelum menjabat Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, ia menghabiskan kariernya mengurus bisnis dan operasional perusahaan di berbagai daerah.
Lulusan Manajemen dari Universitas Sebelas Maret (UNS) ini pernah memimpin Pegadaian di Palembang dan Balikpapan pada 2019-2022. Dia juga pernah menjabat Deputi Bisnis di kantor area Jatiwaringin dan Bogor.
Eka tumbuh dari pengalaman mengelola jaringan dan bisnis di lapangan, tempat target, layanan, dan kebutuhan nasabah. Bekal akademiknya juga mumpuni, mulai dari Thunderbird School Arizona University, Rotterdam School of Management Erasmus University, hingga BUMN Leadership & Management Institute. Fokusnya banyak berkaitan dengan kepemimpinan, komunikasi, transformasi digital, dan manajemen risiko.
Tak hanya urusan bisnis, Eka juga pernah menerima sejumlah penghargaan atas kontribusinya di bidang sosial dan lingkungan, saat bertugas di Balikpapan. Mulai dari program penanaman pohon hingga pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah, sebuah pengingat bahwa jabatan publik kadang memang menuntut kemampuan mengurus lebih dari sekadar angka.
Pada Mei 2026, Eka resmi ditunjuk sebagai Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian berdasarkan keputusan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pengalaman panjangnya mengelola jaringan layanan di berbagai daerah menjadi bekal penting untuk memperkuat operasional Pegadaian.
Eka Pebriansyah akan menjadi salah satu pembicara dalam sesi SMEs and Cooperatives as Engines of Inclusive Economic Growth di Indonesia Summit 2026, yang digelar pada Kamis, 18 Juni di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026, merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air.
Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.
Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di www.indonesiasummit.com. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!
