Profil Dedi Mulyadi, Jejak Panjang dari Purwakarta ke Kursi Gubernur Jabar

- Dedi Mulyadi lahir di Subang dari keluarga sederhana, menempuh pendidikan hukum di Purwakarta, dan aktif di organisasi mahasiswa yang membentuk awal karier sosial politiknya.
- Perjalanan politiknya dimulai dari DPRD Purwakarta hingga menjadi Gubernur Jawa Barat 2025, dikenal lewat kebijakan berbasis budaya Sunda dan kedekatan dengan masyarakat.
- Dedi aktif di media sosial dengan jutaan pengikut, menampilkan gaya hidup sederhana serta aktivitas publik yang membuatnya dekat dengan warga dan mudah dikenali generasi muda.
Jakarta, IDN Times - Jawa Barat memiliki sejumlah tokoh politik yang menonjol dalam dua dekade terakhir, dan salah satu nama yang konsisten mencuri perhatian publik adalah Dedi Mulyadi. Sosoknya dikenal luas bukan hanya karena kiprah politik, tetapi juga gaya komunikasi yang khas serta kedekatannya dengan masyarakat akar rumput.
Dedi Mulyadi saat ini menjabat sebagai Gubernur Provinsi Jawa Barat. Perjalanan Dedi menjadi gubernur tidak terjadi secara instan. Ia tumbuh dari keluarga sederhana di Subang dan meniti karier politik dari tingkat daerah hingga akhirnya menduduki posisi strategis di pemerintahan. Pengalamannya di berbagai level jabatan membuatnya menjadi figur yang cukup berpengaruh di Jawa Barat.
Selain dikenal sebagai politisi, Dedi juga kerap menjadi sorotan karena pendekatannya yang menggabungkan unsur budaya lokal dalam kebijakan publik. Gaya kepemimpinannya yang sering turun langsung ke lapangan menjadikannya figur yang mudah dikenali publik luas. Cek profil Dedi Mulyadi berserta perjalanan karier politiknya di bawah ini!
Table of Content
1. Profil Dedi Mulyadi, tumbuh dalam kesederhanaan di Subang

Dedi Mulyadi lahir di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada 11 April 1971. Ia merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara dalam keluarga sederhana dengan latar belakang kehidupan pedesaan.
Pendidikan dasarnya ditempuh di Subang, mulai dari SD Subakti (lulus 1984), SMP Kalijati (lulus 1987), hingga SMA Negeri Purwadadi (lulus 1990). Masa kecilnya diwarnai kehidupan yang tidak mudah, sehingga ia terbiasa membantu keluarga sejak dini.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Dedi melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Purnawarman Purwakarta, dan meraih gelar Sarjana Hukum pada 1999. Saat kuliah, ia juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang menjadi awal keterlibatannya dalam dunia sosial dan politik.
2. Karier politik Dedi Mulyadi: dari DPRD Purwakarta hingga Gubernur Jawa Barat

Karier politik Dedi Mulyadi dimulai dari level daerah ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD Purwakarta pada akhir 1990-an. Dari posisi tersebut, namanya mulai dikenal sebagai politisi muda yang aktif dan dekat dengan masyarakat.
Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta periode 2003–2008, sebelum akhirnya naik menjadi Bupati Purwakarta selama dua periode, yakni 2008–2013 dan 2013–2018. Pada masa kepemimpinannya, ia dikenal dengan berbagai program berbasis budaya Sunda serta penataan ruang publik yang khas.
Setelah menyelesaikan masa jabatannya di Purwakarta, Dedi melanjutkan karier di tingkat nasional sebagai anggota DPR RI periode 2019–2023. Ia kemudian kembali ke panggung politik Jawa Barat hingga akhirnya pada 2025 ia dipercaya menjadi gubernur untuk memimpin Provinsi Jawa Barat.
3. Aktif di media sosial

Di luar dunia politik, Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok yang cukup terbuka mengenai kehidupan pribadinya. Ia pernah menikah dengan Sri Muliawati dan dikaruniai seorang anak, Maulana Akbar Ahmad Habibie. Namun, sang istri wafat saat anak mereka masih kecil.
Kemudian, ia menikah dengan Anne Ratna Mustika, yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua anak sebelum akhirnya berpisah secara resmi pada 2023.
Dalam kesehariannya, Dedi kerap tampil sederhana dan dekat dengan masyarakat. Ia juga aktif di media sosial, yang membuat aktivitas pribadinya maupun kebijakan publiknya sering menjadi perhatian dan perbincangan luas di ruang digital.
Akun Instagram pribadi miliknya, @dedimulyadi71 saat ini memiliki lebih dari 7 juta pengikut.
4. Dedi Mulyadi menjadi Pembicara di Indonesia Summit 2026 by IDN Times
Dedi Mulyadi akan menjadi salah satu pembicara dalam sesi HYPERLOCAL HYPER-GROWTH: THE RISE OF THE "SECOND TIER" di Indonesia Summit 2026 yang digelar pada Hari Rabu, Tanggal 17 Juni di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.
Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di bit.ly/IS_26. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!
FAQ seputar Profil Dedi Mulyadi
| Siapakah Dedi Mulyadi? | Dedi Mulyadi adalah seorang tokoh politik terkemuka asal Subang, Jawa Barat. Ia dikenal luas karena kedekatannya dengan masyarakat akar rumput, gaya kepemimpinan yang kental dengan unsur budaya Sunda, serta keaktifannya di media sosial. |
| Bagaimana perjalanan karier politik Dedi Mulyadi sebelum menjadi gubernur? | Karier politiknya dimulai sebagai Anggota DPRD Purwakarta. Setelah itu, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta (2003–2008), Bupati Purwakarta selama dua periode (2008–2018), dan Anggota DPR RI (2019–2023) sebelum akhirnya dipercaya memimpin Jawa Barat. |
| Apa ciri khas kebijakan Dedi Mulyadi saat memimpin daerah? | Dedi Mulyadi sangat dikenal dengan pendekatannya yang mengintegrasikan nilai dan budaya lokal Sunda ke dalam kebijakan publik serta penataan ruang terbuka hijau yang estetik dan berkarakter di wilayah yang dipimpinnya. |
| Kapan Dedi Mulyadi mulai menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat? | Dedi Mulyadi resmi dipercaya dan mengemban amanah untuk memimpin Provinsi Jawa Barat sebagai Gubernur pada tahun 2025. |
| Apa peran Dedi Mulyadi dalam acara Indonesia Summit 2026? | Dedi Mulyadi hadir sebagai salah satu pembicara utama dalam sesi Hyperlocal Hyper-Growth: The Rise of the "Second Tier" di Indonesia Summit 2026 yang diselenggarakan oleh IDN Times pada 17 Juni 2026 di Jakarta. |















