Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Marshall Pribadi, Pendiri Privy yang Dorong Transformasi Identitas Dig

Marshall Pribadi, Pendiri Privy yang Dorong Transformasi Identitas Dig
Marshall Pribadi pendiri aplikasi digital PrivyID (Dok/Istimewa)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Marshall Pribadi, pendiri dan CEO Privy, sukses membangun layanan identitas digital dan tanda tangan elektronik yang kini memiliki lebih dari 61 juta pengguna terverifikasi di Indonesia.
  • Selain memimpin Privy, Marshall aktif di berbagai asosiasi industri seperti AFTECH, IRLA, dan Kadin Indonesia untuk memperkuat ekosistem kepercayaan digital nasional.
  • Marshall menjadi pembicara di Indonesia Summit 2026 bertema 'The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age' yang membahas integrasi AI dalam pembangunan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Marshall Pribadi dikenal sebagai pendiri dan CEO Privy, perusahaan penyedia layanan identitas digital dan tanda tangan elektronik tersertifikasi yang menjadi salah satu pemain terbesar di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Privy telah melayani lebih dari 61 juta pengguna terverifikasi dan sekitar 4.900 pelanggan korporasi.

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mendirikan Privy pada 2016 dengan fokus membangun kepercayaan dalam ekosistem digital. Seiring pertumbuhan ekonomi digital nasional, Privy berkembang menjadi salah satu perusahaan teknologi yang berperan dalam pengembangan layanan identitas digital, verifikasi elektronik, dan transaksi daring yang aman.

Selain memimpin Privy, Marshall aktif di berbagai organisasi industri. Saat ini ia menjabat Ketua Indonesia Digital Trust Association, Ketua Indonesia Regtech and Legaltech Association (IRLA), serta Wakil Ketua I Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Ia juga menjadi anggota Badan Pengembangan Teknologi Finansial Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Kiprahnya mendapat pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Marshall masuk dalam daftar Forbes Asia 30 Under 30 pada 2017 dan Fortune Indonesia 40 Under 40 pada 2024. Ia juga terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur serta menerima sejumlah penghargaan atas kontribusinya dalam pengembangan industri fintech nasional.

Marshall menjadi salah satu pembicara dalam sesi Code of Trust: Building a Credible Cybersecurity di Indonesia Summit 2026 yang digelar pada Rabu, 17 Juni 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air.

Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.

Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di www.indonesiasummit.com. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More