Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni hendak diperas oleh seorang yang mengaku sebagai Kepala Biro Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sahroni mengatakan, peristiwa itu bermula ketika ada seorang perempuan yang belakangan diketahui berinisial D hendak menemuinya di Komisi III DPR. Saat bertemu Sahroni, D langsung mengaku Kabiro Penindakan KPK yang diutus Pimpinan dan meminta uang Rp300 juta.
"Nyampein langsung, 'Ini permintaan dari pimpinan KPK, jumlah uangnya 300 juta.' 'Oke, Bu, nanti ya saya lagi mimpin rapat.' Balik. Dan dia minta nomor telepon saya. Karena minta telepon, saya kasih," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2026).
