Jemaah Haji Mulai Tawaf Wada Sebelum Pulang ke Tanah Air

- Sebagian besar jemaah haji Indonesia mulai melaksanakan Tawaf Wada di Masjidil Haram sebagai penutup seluruh rangkaian ibadah sebelum jadwal kepulangan pada 1 Juni 2026.
- Kloter Lombok 1 menjadi salah satu yang bersiap sejak dini hari, dengan dukungan penuh para petugas haji yang bekerja siang malam memastikan kelancaran prosesi dan logistik jemaah.
- Tawaf Wada bermakna tawaf perpisahan sebagai penghormatan terakhir kepada Baitullah, menandai selesainya seluruh ibadah haji dan kewajiban untuk segera meninggalkan Makkah.
Makkah, IDN Times— Sebagian besar jemaah haji Indonesia gelombang mulai melaksanakan Tawaf Wada (tawaf perpisahan) di Masjidil Haram, Makkah, sejak Sabtu (30/5/2026). Prosesi penutup ini dilakukan usai mereka menuntaskan seluruh rangkaian ibadah fisik yang berat, termasuk lontar jumrah di Mina, sebagai persiapan akhir sebelum jadwal kepulangan menuju Tanah Air pada 1 Juni 2026.
1. Dini hari menuju Kabah

Geliat persiapan kepulangan ini begitu terasa pada kelompok terbang (kloter) Lombok 1 (LOP 1). Aktivitas sebanyak 393 jemaah dari kloter ini sudah berdenyut sejak pukul 02.00 dini hari Waktu Arab Saudi (WAS).
Para jemaah tampak bergegas keluar dari area pemondokan, menanti kedatangan armada bus taradudi yang membelah keheningan dini hari Makkah. Bus tersebut membawa mereka langsung menuju Masjidil Haram demi menunaikan Tawaf Wada sebagai ritual pamungkas.
Kelancaran seluruh prosesi ibadah, dari sejak telapak kaki menginjak Tanah Suci hingga fase bersiap pulang ini, meninggalkan kesan spiritual yang mendalam bagi para tamu Allah. Kesuksesan ini tak lepas dari kerja ekstra keras para petugas haji siang dan malam yang dinilai sangat vital dalam mendampingi jemaah.
Asrar Hakim, salah seorang jemaah haji dari kloter LOP 1, tak sanggup menyembunyikan rasa harunya atas dedikasi para petugas di lapangan.
"Saya terima kasih kepada petugas semuanya, baik itu bagian transportasi, akomodasi, kemudian kloter dan semuanya. Kalau saya membayangkan jadi petugas, kayaknya tidak sanggup. Siang malam saya melihat itu luar biasa, jempol untuk petugas," ungkap Asrar kepada tim Media Center Haji.
2. Koper sudah rapi, tinggal menghitung hari

Sekembalinya dari rangkaian Tawaf Wada dan Sa'i di Masjidil Haram, fokus jemaah kini sepenuhnya tertuju pada jadwal kepulangan ke Indonesia. Manajemen logistik kloter pun terpantau berjalan sangat taktis. Koper-koper besar milik jemaah telah tersusun rapi oleh petugas sejak sebelum jemaah bergerak menuju fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).
Sesuai kalender kepulangan, kloter LOP 1 dijadwalkan akan melakukan check-out dari hotel pada hari Minggu, 31 Mei 2026, tepat pukul 22.00 WAS. Kini, lelah fisik itu berganti dengan senyum kelegaan. Para jemaah tinggal menghitung hari untuk bisa kembali berkumpul dan memeluk keluarga serta anak-anak tercinta di kampung halaman.
3. Memahami makna Tawaf Wada

Sebagai informasi, Tawaf Wada secara harfiah berarti tawaf perpisahan. Ini adalah ibadah wajib (bagi yang tidak berhalangan/uzur syar'i) yang dilakukan oleh jemaah haji sebagai penghormatan terakhir kepada Baitullah (Kabah) sebelum mereka meninggalkan kota suci Makkah.
Tawaf ini menjadi penanda resminya jemaah merampungkan seluruh prosesi ibadah haji. Setelah menyelesaikan Tawaf Wada, jemaah tidak diperkenankan lagi untuk tinggal berlama-lama atau melakukan aktivitas lain di Makkah, melainkan harus segera bersiap melanjutkan perjalanan—baik untuk pulang ke negara asal maupun bergeser menuju Madinah bagi jemaah gelombang selanjutnya.

















