Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani Aher mengaku sangat prihatin atas kasus penyekapan dan penganiayaan yang menimpa YTR di Kabupaten Bandung. Penyekapan yang diikuti tindak kekerasan itu dialami YTR selama tiga tahun. Pelaku merupakan kekasih YTR yang bernama Taufik Hidayat.
Netty menilai kasus penganiayaan yang dialami oleh YTR tak hanya menyisakan persoalan hukum. Peristiwa itu juga menghadirkan tantangan besar dalam pemulihan kesehatan korban yang membutuhkan perhatian penuh dari negara.
Menurut Netty, kecaman terhadap tindak kekerasan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat tidak cukup. Fokus pemerintah kini juga harus diarahkan kepada pemulihan YTR.
"Perhatian kita tak boleh berhenti pada proses hukum. Yang tidak kalah penting adalah memastikan korban mendapatkan layanan kesehatan dan rehabilitasi yang optimal," ujar Netty di dalam keterangan pada Rabu (24/6/2026).
YTR ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Perempuan berusia 29 tahun itu mengalami gangguan mobilitas, kesulitan berbicara, gangguan penglihatan dan berbagai luka fisik yang diduga merupakan dampak kekerasan berkepanjangan.
