Bogor, IDN Times – Bencana kekeringan yang melanda Kota Bogor mengakibatkan krisis air bersih yang berdampak serius bagi 140 Kepala Keluarga (KK). Minimnya ketersediaan air akibat sumber mata air dan sumur warga yang mengering, membuat kebutuhan mendesak masyarakat di Kelurahan Kedunghalang dan Kelurahan Bubulak terganggu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor telah mendistribusikan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada warga di kedua wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menyebutkan ada dua wilayah di Kota Hujan yang sudah teridentifikasi mengalami kekeringan, yaitu di wilayah Kedunghalang dan Bubulak.
"Untuk hari ini masuk laporan dari dua lokasi di maksud, ya," kata Dimas saat di konfirmasi melalui WhatsApp, Senin malam (13/7/2026).
