Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kabupaten Bogor hingga Cilacap Dilanda Kekeringan, Sulteng Banjir

Kabupaten Bogor hingga Cilacap Dilanda Kekeringan, Sulteng Banjir
BPBD Kabupaten Karawang merespons krisis air bersih akibat kekeringan yang melanda dengan mendistribusikan air bersih kepada warga di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jumat (12/6/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Karawang)
Intinya Sih
Gini Kak
  • BNPB melaporkan kekeringan melanda Cilacap, Karawang, dan Bogor dengan ribuan warga terdampak; BPBD setempat menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah musim kemarau.
  • Kebakaran lahan seluas dua hektare terjadi di Bener Meriah, Aceh, namun berhasil dipadamkan dalam satu jam oleh tim pemadam yang dikerahkan BPBD setempat.
  • Banjir merendam 176 rumah di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akibat hujan deras; BNPB mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, pemutakhiran kondisi dan upaya penanganan kekeringan menjadi laporan paling dominan pada dua hari ini. Selain itu, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir masih terjadi di beberapa wilayah.

1. Cilacap, Karawang hingga Bogor dilanda kekeringan

Kemarau-kekeringan
BPBD Kabupaten Karawang merespons krisis air bersih akibat kekeringan yang melanda dengan mendistribusikan air bersih kepada warga di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jumat (12/6/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Karawang)

Peristiwa kekeringan pertama terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang berdampak pada 120 jiwa di Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu, dan 398 jiwa di Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi.

Hingga Jumat, 12 Juni 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap telah mendistribusikan 10.000 liter air bersih kepada warga terdampak, serta melakukan koordinasi lintas sektor secara berkala, untuk memantau kondisi dan memastikan pasokan sumber air tetap terpenuhi di tengah musim kemarau.

"Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (14/6/2026).

Muhari menjelaskan sebanyak 372 jiwa terdampak kekeringan di Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. BPBD Kabupaten Karawang telah menyalurkan bantuan air bersih dengan mengerahkan dua unit mobil tangki, masing-masing berkapasitas 5.000 liter, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Selain itu, kekeringan juga melanda dua desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. BPBD Kabupaten Bogor melaporkan 517 jiwa di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, dan 217 jiwa di Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, terdampak kekeringan.

"BPBD terus menyalurkan air bersih serta mengisi penampungan dan toren warga terdampak. Pada Jumat (12 Juni 2026), penyaluran kembali dilakukan sebanyak 5.000 liter ke dua desa tersebut," ujar Muhari.

2. Kebakaran lahan melanda Aceh

Karhutla
Upaya pemadaman kenakaran 20 hektare lahan di Desa Eimau dan Desa Eilode di Kecamatan Sabu Tengah, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi NTT, Kamis (11/6/2026). (Dok. BPBD NTT)

Di Provinsi Aceh, kebakaran lahan perkebunan terjadi di Desa Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Jumat, 12 Juni 2026 pukul 16.32 WIB. BPBD Kabupaten Bener Meriah mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran dari posko 03 dan 04, untuk menangani kebakaran lahan seluas dua hektare.

"Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam dan dilanjutkan dengan proses pendinginan. Penyebab kejadian masih dalam penyelidikan," kata Muhari.

3. Banjir merendam 176 rumah di Sulawesi Tengah

Banjir
Kondisi jalan yang terendam banjir di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (13/6/2026). (Dok. BPBD Kota Palopo)

Sementara, banjir terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis, 11 Juni 2026. Hujan deras memicu peningkatan debit air sungai yang menyebabkan banjir di Desa Ongka, Kecamatan Ongka Malino. BPBD mencatat 176 rumah terendam.

Berdasarkan pemantauan di lapangan per Jumat, 12 Juni 2026, banjir telah surut. Namun, hujan yang kembali terjadi pada malam hari, menyebabkan kenaikan debit air sungai.

"BPBD mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan," kata Muhari.

4. Sejumlah wilayah memasuki musim kemarau, sementara wilayah lainnya masih berpotensi hujan

Orang berjalan menggunakan payung saat hujan deras di jalan.
Ilustrasi hujan (pexels.com/Md Nadim Mahmud)

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kata Muhari, sejumlah wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau, sementara wilayah lainnya masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga deras disertai petir dan angin kencang.

"BNPB menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, yang masih dapat terjadi di berbagai wilayah Indonesia," ujar dia.

Masyarakat di wilayah rawan kekeringan diharapkan melakukan penghematan penggunaan air dan memanfaatkan sumber daya air secara bijak. Selain itu, warga diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

"Apabila menemukan titik api di sekitar tempat tinggal, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan penanganan cepat," imbau Muhari.

Di wilayah rawan banjir, kata Muhari, terutama di sekitar aliran sungai dan kawasan perbukitan, warga diharapkan terus memantau prakiraan cuaca. Saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga deras dalam durasi panjang, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman sesuai arahan petugas.

BPBD dan pemerintah daerah diminta terus melakukan pemantauan kondisi tanggul dan aliran sungai, pemeliharaan saluran drainase, pemangkasan pohon rimbun, serta patroli di wilayah rawan kebakaran untuk mengurangi risiko bencana dan mempercepat respons saat keadaan darurat.

Share Article
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya

Related Articles

See More