Comscore Tracker

MIND ID Gandeng Investor Kembangkan Bisnis Kendaraan Listrik

Komitmen untuk memikirkan hilirisasi produk

Jakarta, IDN Times – Hilirisasi kini menjadi kata kunci untuk menambah nilai jual dari suatu produk yang dihasilkan. Tak heran jika Presiden dan Pemerintah terus mendorong setiap industri penghasil bahan mentah di Indonesia mulai berkomitmen untuk memikirkan hilirisasi produk turunannya. Hilirisasi produk dipercaya mampu memperkuat struktur industri, menyediakan lapangan kerja, dan memberi peluang usaha di Indonesia.

Demikian juga dengan Mining Industry Indonesia (MIND ID) sebagai Holding BUMN Industri Pertambangan bersama anggotanya PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), PT Timah Tbk juga berkomitmen untuk mewujudkan Program Hilirisasi Pemerintah ini. 

1. Punya tiga mandat dari pemerintah

MIND ID Gandeng Investor Kembangkan Bisnis Kendaraan ListrikDok. MIND ID

“MIND ID memiliki tiga mandat dari Pemerintah, yaitu: Mengelola cadangan dan sumber daya strategis, Hilirisasi dan Memiliki kepemimpinan pasar yang diwujudkan melalui optimalisasi komoditas mineral dan ekspansi bisnis,” ujar Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan tentu berkomitmen untuk terus mendorong nilai tambah dari setiap produk pertambangan yang dihasilkan. Kali ini, pada industri bisnis Aluminium dan Nikel. Aluminium dan Nikel menjadi komponen kunci dalam pengembangan industri kendaraan listrik.

Industri kendaraan listrik saat ini menjadi salah satu solusi untuk menurunkan emisi global yang kian meningkat. Sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi yang cukup tinggi. Kendaraan listrik faktanya menjadi salah satu alternatif transportasi yang ramah lingkungan, karena tidak menghasilkan emisi yang menghasilkan polusi udara. 

2. Transisi energi adalah hal yang jadi prioritas tinggi

MIND ID Gandeng Investor Kembangkan Bisnis Kendaraan ListrikDok. MIND ID

Komitmen ini secara serentak disepakati menjadi salah satu dari tiga tujuan agenda prioritas Presidensi G20 di Indonesia, yaitu Sistem Kesehatan Dunia, Transformasi Ekonomi Digital, Transisi Energi. 

Transisi energi menjadi hal yang krusial dan memiliki prioritas tinggi untuk dilakukan demi mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan membatasi suhu bumi di bawah 1,5 derajat Celcius pada 2050 sesuai Persetujuan Paris. Memperkuat transisi energi yang berkeadilan membutuhkan pendanaan yang berkelanjutan dan inovatif. 

“Mempercepat kehadiran industri Kendaraan Listrik di Indonesia sejalan sustainability pathway MIND ID dan juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada pilar penanganan perubahan iklim” tambah Hendi. 

Melalui Forum G20 ini, Indonesia berkesempatan mendorong upaya dan menunjukkan kepada dunia, dukungan penuh terhadap transisi energi global. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam seri seminar G20 menyampaikan Indonesia telah memiliki peta jalan transisi energi untuk mencapai neutral karbon pada 2060 atau lebih cepat.

Maka dari itu, negara-negara G20 memegang tanggung jawab besar dan peran strategis dalam mendorong pemanfaatan energi bersih. Fokus pada keamanan energi, akses dan efisiensi, serta transisi ke sistem energi rendah karbon, termasuk juga investasi dan inovasi dalam teknologi yang lebih bersih dan efisien. 

Program hilirisasi serta transisi energi yang menjadi program prioritas Pemerintah untuk dapat segera direalisasikan. Keseriusan ini ditunjukkan MIND ID dengan mengadakan kunjungan ke Inggris pada bulan Mei lalu dan menandatangani Nota Kesepahaman dengan Arrival Ltd sebagai partner untuk menemukan solusi pasokan potensial, termasuk Baterai & Aluminium dan juga membahas desain dan pengembangan kendaraan listrik. Inisiasi ini merupakan bagian dari upaya MIND ID dalam menjajaki pengembangan pabrik mikro baterai listrik komersial di Indonesia dan Asia Tenggara.

Dalam rangka pelaksanaan semangat kerjasama strategis yang tercantum dalam Nota Kesepahaman, MIND ID menunjuk PT Industri Baterai Indonesia (“IBC”) untuk mengimplementasikan Nota Kesepahaman termasuk untuk melaksanakan suatu studi kelayakan bersama dengan Arrival Ltd. mencakup Studi Pasar dan kelayakan Proyek untuk ekspansi bisnis kendaraan listrik, kelayakan Proyek pasok Aluminium dan pasok Baterai untuk ekspansi bisnis EV di wilayah Asia Pasific.

Penunjukkan IBC sebagai pelaksana Perjanjian Pengembangan Bersama ini ditandatangani pada tanggal 30 September 2022 pada saat kunjungan MIND ID yang diwakili oleh Hendi Prio Santoso selaku Direktur Utama MIND ID, dan Dany Amrul Ichdan selaku Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, bersama dengan jajaran Kementerian BUMN. 

3. Mendukung program hilirisasi

MIND ID Gandeng Investor Kembangkan Bisnis Kendaraan ListrikDok. MIND ID

“Langkah nyata positif ini perlu didukung dari sisi Pemerintah. Transisi energi yang menjadi tujuan dari Presidensi G20 serta mendukung program Hilirisasi. MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan menjadi kunci utama dalam pengelolaan sumber daya mineral dan batubara yang perlu dikelola secara maksimal sehingga dapat memberi nilai penuh bagi Indonesia,” ujar Erick Thohir selaku Menteri BUMN.

MIND ID bersama Inalum akan ditunjuk sebagai Global Supply Chain Aluminium dan MIND ID Bersama IBC sebagai Global Supply Chain Battery, termasuk melakukan penelitian Bersama untuk teknologi EV Battery. MIND ID dan ARRIVAL akan bersama mengembangkan Micro Factory untuk Commercial EV di Indonesia dan Southeast Asia dengan target market Commercial EV untuk “developing countries” yang akan berpusat di Jakarta – Indonesia. 

“Kita akan melakukan pengkajian secara menyeluruh dan berkolaborasi dengan kementerian atau lembaga terkait, dengan dapat memberikan kepastian investasi, kemudahan bahan baku, insentif fiskal dan kemudahan investasi lainnya sehingga paket investasi yang ditawarkan menjadi menarik bagi mitra strategis dan memberikan nilai tambah bagi MIND ID dan calon investor dalam hal ini ARRIVAL,” ujar Dany Amrul Ichdan selaku Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID.

“Melalui kerjasama ini, MIND ID turut mendorong percepatan pembangunan ekosistem EV di Indonesia, dan menjadi cikal bakal bagi mobil listrik masa depan Indonesia. Komitmen MIND ID dalam hal penguatan hilirisasi produk tambang Aluminium dan Nikel, yang salah satu output produknya adalah transportasi publik dengan teknologi EV ini menjadi perwujudan cita-cita besar Presiden Jokowi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan,” tutup Dany. (WEB)

Topic:

  • Jordi Farhansyah

Berita Terkini Lainnya