Comscore Tracker

Aisyah, Perempuan Paling Alim yang Begitu Dicintai Nabi Muhammad SAW

Ada lima fakta tentang Aisyah

Jakarta, IDN Times - Aisyah binti Abu Bakar bin Utsman adalah istri tercinta Nabi Muhammad SAW. Dia lahir empat tahun setelah diangkatnya Muhammad menjadi seorang nabi. Ibu beliau bernama Ummu Ruman binti Amir bin Uwaimir bin Abdi Syams bin Kinanah.

Aisyah dinikahi Nabi Muhammad ketika masih berusia enam tahun setelah meninggal Siti Khadijah, istri Rasulullah SAW sebelumnya. Aisyah biasa dipanggil dengan Humaira, sebagai ungkapan rasa sayang Rasulullah SAW, yang berasal dari kata hamra yang berarti putih, merah muda, merah, kemerah-merahan.

Lalu apalagi keistimewaan Aisyah lainnya? Berikut ini lima faktanya.

Baca Juga: Selain Prancis, Ini Kasus Penghinaan Nabi Muhammad di Indonesia

1. Istri paling dicintai Nabi Muhammad SAW dari kaum perempuan

Aisyah, Perempuan Paling Alim yang Begitu Dicintai Nabi Muhammad SAWIlustrasi perempuan berhijab (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dikutip dari hadis riwayat Bukhori, suatu ketika Amr bin al-Ash bertanya kepada Rasulullah SAW.

“Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling engkau cintai?”

Beliau menjawab, “Aisyah.”

“Dari kalangan laki-laki?” tanya Amr.

Beliau menjawab, “Bapaknya.”

2. Perempuan paling alim dari yang lainnya

Aisyah, Perempuan Paling Alim yang Begitu Dicintai Nabi Muhammad SAWIlustrasi perempuan berkuda (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Aisyah juga merupakan gadis paling alim karena kecerdasan dan ilmu yang dimilikinya, sehingga mendapat gelar Ummul Mukminin atau ibunda kaum mukmin.

Dalam Kitab Al-Mustadrak Al-Hakim berkata az-Zuhri, “Apabila ilmu Aisyah dikumpulkan dengan ilmu seluruh para perempuan lain, maka ilmu Aisyah lebih utama.” (Al-Mustadrak Imam Hakim 4/11)

Berkata Atha, “Aisyah adalah perempuan yang paling faqih (orang yang paham terhadap aturan atau syariat Islam) dan pendapat-pendapatnya adalah pendapat yang paling membawa kemaslahatan untuk umum.” (Al-Mustadrak Imam Hakim 4/11).

Berkata Ibnu Abdil Barr, “Aisyah adalah satu-satunya perempuan di zamannya yang memiliki kelebihan dalam tiga bidang ilmu: ilmu fiqih, ilmu kesehatan, dan ilmu syair.”

Dalam Hadis Riwayat Bukhori, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:

“Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas semua perempuan seperti keutamaan tsarid atas segala makanan.” (HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431))

3. Aisyah adalah gadis yang dibela kesuciannya dari langit ketujuh

Aisyah, Perempuan Paling Alim yang Begitu Dicintai Nabi Muhammad SAWIlustrasi berdoa dan mengaji (IDN Times/Sunariyah)

Suatu hari, Aisyah mendapat cobaan berat karena fitnah yang dituduhkan kepada dirinya untuk menjatuhkan dan menyakiti Rasulullah SAW, dengan mempertanyakan kesucian Aisyah.

Saat itu, Aisyah berkaca pada sosok Siti Maryam, ibu dari Nabi Isa AS yang juga tak luput dari fitnah serupa. Aisyah pun menyadari ujian paling berat di dunia ini bagi seorang perempuan adalah fitnah mengenai kesucian dan kehormatannya.

Namun, hal tersebut terjawab oleh kerabat Aisyah bernama Barirah saat ditanya Muhammad SAW mengenai fitnah tersebut.

“Aku bersumpah kepada Allah yang mengutusmu dan agama kebenaran ini, ya Rasulullah! Aku tak menemukan hal buruk pada diri Aisyah. Jika ada keburukan pada dirinya, di antaranya ialah kadang dia tertidur ketika bekerja karena kelelahan. Ketika dia tertidur, kambing masuk, memakan tepung, kemudian pergi melarikan diri. Sungguh, aku tak memiliki apa-apa selain berkata mengenai kebaikan dirinya. Hal-hal yang aku tahu mengenai dirinya tak lain ialah mengenai emas-emas kebaikan seorang pemilik emas,” katanya pada Nabi.

Aisyah telah menjadi jawaban sebaik-baiknya teladan bagi perempuan. Ibunda yang cerdas dan penuh kesabaran. Seseorang yang memilih tinggal bersama Rasulullah SAW, meninggalkan harta dunia sebagai upaya meyakinkan diri untuk bertahan.

Perempuan yang juga tak pernah dijanjikan kemudahan, menjadi perempuan istimewa sebab ceritanya disucikan dalam Alquran. Cemburu Aisyah adalah cemburu pada kebaikan. Keingintahuan dia adalah investasinya untuk peradaban di masa yang akan datang.

4. Aisyah adalah istri yang setia

Aisyah, Perempuan Paling Alim yang Begitu Dicintai Nabi Muhammad SAWIlustrasi perempuan bercadar (IDN Times/Arief Rahmat)

Tatkala istri-istri Nabi Muhammad SAW diberikan pilihan untuk tetap bersamanya dengan kehidupan apa adanya atau diceraikan dan akan mendapatkan dunia, maka Aisyah adalah orang pertama yang menyatakan tetap bersama Nabi bagaimana pun kondisi beliau.

Sehingga, istri-istri Nabi Muhammad SAW yang lain mengikuti pilihan-pilihannya.

5. Aisyah menemani Nabi Muhammad SAW hingga akhir hayatnya

Aisyah, Perempuan Paling Alim yang Begitu Dicintai Nabi Muhammad SAWIlustrasi perempuan berdoa (IDN Times/Fikriyah Nurshafa)

Ketika Rasulullah SAW sakit, ia memilih tinggal di rumah Aisyah dan akhirnya beliau pun wafat dalam dekapan Aisyah. Dia juga merupakan satu-satunya istri Nabi Muhammad SAW yang dinikahi saat ia masih gadis.

“Beliau meninggal dunia sedang kepalanya berada dalam dekapanku, serta beliau dikuburkan di rumahku, para malaikat menaungi rumahku, Alquran turun sedang aku dan beliau berada dalam satu selimut, aku adalah putri kekasih dan sahabat terdekatnhya, pembelaan kesucianku turun dari atas langit, aku dilahirkan dari dua orang tua yang baik, aku dijanjikan dengan ampunan dan rezeki yang mulia.” (Al-Hujjah Fi Bayan Mahajjah [2/398])

Baca Juga: 5 Fakta Aisyah, Istri Rasulullah yang Patut Diteladani Perempuan

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria
  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya