Comscore Tracker

Isak Tangis Warnai Penyerahan Jenazah Daniel Korban Ledakan Bom Surabaya

Kondisi jenazah Daniel sudah tak dapat dikenali

Surabaya, IDN Times - Daniel, seorang korban ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuno, Surabaya, akhirnya teridentifikasi.

Bocah 16 tahun bernama lengkap Daniel Agung Putra Kusuma ini sedang bertugas menjaga parkir ketika terjadinya ledakan bom.

1. Korban dalam kondisi tidak dapat dikenali

Isak Tangis Warnai Penyerahan Jenazah Daniel Korban Ledakan Bom SurabayaIDN Times/Bayu Dewey

Agus Tri Subekti akhirnya bisa bernapas lega, setelah berjam-jam tidak mendapat kejelasan terkait keberadaan keponakannya di RS Bhayangkara itu.

Setelah menunggu sejak pukul 07.00 WIB, Agus yang merupakan warga Dukuh Kupang Utara, mendapatkan kepastian keberadaan Daniel pada pukul 15.00 WIB. Namun, kondisi Daniel sudah tak dapat dikenali.

"Kondisinya sudah dalam kantong jenazah dan dimasukkan ke dalam kotak," ujar pria 50 tahun itu.

Daniel dapat teridentifikasi dari hasil tes DNA dan kecocokan gigi.

Baca juga: 7 Nama Bom Yang Terdengar Biasa Padahal Berbahaya

3. Daniel sempat berusaha menghalangi minibus pelaku

Isak Tangis Warnai Penyerahan Jenazah Daniel Korban Ledakan Bom SurabayaIDN Times/Fitria Madia

Daniel merupakan satu dari tiga penjaga parkir di GPPS. Agus menceritakan, Daniel rutin membantu dirinya berjaga setiap Minggu. Pada saat ledakan bom, Minggu (14/5), Daniel sedang berjaga di pintu depan gereja.

Sebelum minibus yang mengangkut bom itu meledak, pelaku pemboman, Dita Oepriarto, menabrakkan minibusnya ke pintu gerbang gereja. Melihat kejadian tersebut, Daniel bersama satpam gereja lainnya menghampiri minibus itu.

"Sesaat setelah tabrakan, saya langsung dengar ledakan. Saat itu juga Daniel mendekati mobil, berusaha menghalangi (pelaku) masuk gereja," kata Agus.

3. Jenazah Daniel diserahkan keluarga diwarnai isak tangis

Isak Tangis Warnai Penyerahan Jenazah Daniel Korban Ledakan Bom SurabayaIDN Times

Sekitar pukul 18.30 WIB, pihak RS Bhayangkara menyerahkan jenazah Daniel kepada keluarganya. Selain Agus, terlihat juga tante dan kakak korban. Tangis  keluarga pecah saat melihat kondisi Daniel sudah tidak dikenali lagi.

Berdasarkan keterangan tante korban, jenazah Daniel akan segera dibawa ke rumah duka, dimana orangtua korban menunggu. Rencananya korban akan dimakamkan besok.

Baca juga: [UPDATE] Bom Surabaya: 18 Orang Meninggal dari Pengeboman di 3 Gereja

 

Topic:

Berita Terkini Lainnya