Ilustrasi Gempa Bumi. (IDN Times/Anjani Asra)
Selain menyebabkan kerusakan bangunan, gempa mengakibatkan satu orang mengalami luka ringan setelah tertimpa reruntuhan bangunan ketika gempa terjadi. Korban telah mendapatkan penanganan dan menjalani rawat jalan.
BNPB memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun korban luka berat akibat gempa tersebut.
BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya dan BPBD Kabupaten Sumba Barat melakukan pemantauan kondisi pascagempa. Kodim 1613/Sumba Barat dan Kodim 1629/Sumba Barat Daya juga turut memantau wilayah terdampak.
BNPB bersama BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan BPBD kabupaten terdampak masih melakukan monitoring serta koordinasi. Pemutakhiran data korban, kerusakan, dan kebutuhan masyarakat dilakukan berdasarkan hasil asesmen di lapangan.
“Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, dan mengikuti informasi resmi dari BNPB, BMKG, BPBD, serta instansi terkait lainnya,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam siaran pers BNPB, Minggu (4/10/2026).
Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan dan tidak memasuki bangunan yang kondisinya belum dinyatakan aman.