Comscore Tracker

Materi, Sistem Kelulusan, dan Aturan SKD CPNS Kemenkumham 2021 

Ada tiga materi SKD CPNS Kemenkumham 2021

Jakarta, IDN Times - Kementerian Hukum dan HAM telah mengumumkan jadwal, materi, dan ketentuan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021. Hal ini menindaklanjuti hasil seleksi administrasi CPNS dan verifikasi masa sanggah seleksi CPNS 2021.

Berikut ketentuannya.

1. Materi seleksi kompetensi dasar

Materi, Sistem Kelulusan, dan Aturan SKD CPNS Kemenkumham 2021 Ilustrasi tes CPNS (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Mengutip dari pengumuman resmi Kementerian Hukum dan HAM, materi seleksi kompetensi dasar (SKD) terbagi dari tiga bagian. Ada Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Tes Wawasan Kebangsaan meliputi nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa Indonesia. Tes Intelegensia Umum melilputi kemampuan verbal,  kemampuan numerik, dan figural. Sedangkan TKP meliputi pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, dan antiradikalisme.

Baca Juga: H-3 Pendaftaran CPNS Ditutup, Kemenkumham Punya Pelamar Terbanyak

2. Nilai ambang batas kelulusan SKD CPNS Kemenkumham 2021

Materi, Sistem Kelulusan, dan Aturan SKD CPNS Kemenkumham 2021 Ilustrasi peserta CPNS mengikuti tes SKD CPNS di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Nilai ambang batas kelulusan SKD CPNS Kemenkumham telah diatur dalam Keputusan Menteri PAN-RB nomor 1.023 tahun 2021. Berikut adalah ketentuan nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar pengadaan PNS Kemenkumham 2021:

Tes wawasan kebangsaan memiliki 30 butir soal dengan nilai ambang batas 65. Tes intelegensia umum terdiri dari 35 butir soal dengan nilai ambang batas 80. Lalu, TKP terdiri dari 45 soal denagn nilai ambang batas 166.

  1. Nilai Ambang Batas kebutuhan Khusus Putra/Putri Lulusan Terbaik, yaitu:
    Nilai Kumulatif SKD paling rendah 311
    Nilai TIU paling rendah 85
  2. Nilai Ambang Batas kebutuhan Khusus Penyandang Disabilitas, yaitu:
    Nilai Kumulatif SKD paling rendah 286
    Nilai TIU paling rendah 60
  3. Nilai Ambang Batas kebutuhan Khusus Putra/Putri Papua dan Papua Barat, yaitu:
    Nilai Kumulatif SKD paling rendah 286
    Nilai TIU paling rendah 60

3. Ketentuan dan syarat mengikuti SKD CPNS Kemenkumham 2021

Materi, Sistem Kelulusan, dan Aturan SKD CPNS Kemenkumham 2021 Ilustrasi CPNS (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Ada sejumlah ketentuan yang harus dilakukan dalam mengikuti SKD CPNS Kementerian Hukum dan HAM 2021. Hal itu sudah diatur dalam Surat Edaran Kepala BKN nomor 7 tahun 2021.

Para peserta wajib mengisi formulir deklarasi sehat dalam kurun waktu 14 hari dan paling lambat sehari sebelum ujian yang dapat diakses di sscasn.bkn.go.id. Fornulir yang telah diisi wajib dicetak dan dibawa saat pelaksanaan registrasi.

Panitia mewajibkan peserta yang berada di Pulau Jawa, Madura, dan Bali untuk divaksinasi minimal dosis pertama. Untuk penyintas COVID-19 kurang dari tiga bulan harus melampirkan surat keterangan dari fasilitas kesehatan yang menangani.

Peserta yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan sedang diisolasi wajib melaporkan pada panitia seleksi paling lambat sehari sebelum pelaksanaan tes. Pelaporan dapat dilakukan melalui email seleksi.kemenkumham@gmail.com dengan subjek PCR-Positif_nomor peserta ujian_nomor handphone disertai hasil swab test PCR serta keterangan sedang menjalani isolasi.

Peserta juga wajib menerapkan protokol kesehatan dalam rangka meminimalisir penularan COVID-19 seperti  memakai masker medis yang ditambah masker kain, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengecek suhu.

Saat melakukan tes, peserta menggunakan kemeja lengan panjang warna putih polos, celana atau rok hitam bukan jeans, dan sepatu hitam tertutup. Untuk yang memakai jilbab, panitia mewajibkan penggunanya memakai warna hitam.

Peserta wajib datang 90 menit sebelum tes dimulai dengan membawa KTP asli, formulir pernyataan sehat, hasil swab test PCR maksimal 2x24 jam atau antigen sehari sebelum ujian, sertifikat vaksin minimal dosis pertama, hingga pensil kayu.

Baca Juga: Kemenag Gelar SKD CPNS Tahap I Mulai 20 September, Simak Lokasinya

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya