Comscore Tracker

Soal Wagub DKI Pengganti Sandiaga, Anies: Jangan Tahun Depan Dong!

Pemilhan Wakil Gubernur DKI Jakarta batal Senin (22/3)

Jakarta, IDN Times - DPRD DKI Jakarta seharusnya melaksanakan paripurna pemilihan wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno, Senin (22/7) kemarin. Namun, hal itu batal dilakukan. 

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) pemilihan wagub DKI Jakarta, Bestari Barus berdalih, paripurna batal karena Sekretaris Dewan, M Yuliadi, tak kunjung menjadwalkannya.

Terkait kondisi ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun hanya bisa pasrah dan berharap, bisa mendapatkan pasangan sesegera mungkin agar tak sendirian memimpin Jakarta.

"Jangan (sampai) tahun depan dong," ujarnya usai rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin.

Baca Juga: PKS Tantang PSI Buktikan Tuduhan Politik Uang Pemilihan Wagub DKI

1. Anies tak punya wewenang soal wagub

Soal Wagub DKI Pengganti Sandiaga, Anies: Jangan Tahun Depan Dong!IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Anies kembali menegaskan, dirinya sudah tak memiliki wewenang dalam proses pemilihan wakil gubernur yang baru, usai menyetujui dua calon yang diajukan partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku pengusung.

"Gubernur tidak memiliki kewenangan sedikit pun, undang-undangnya tidak sedikit pun memberikan kewenangan," ujar Anies.

2. Pemilihan wagub masih jauh dari kata selesai

Soal Wagub DKI Pengganti Sandiaga, Anies: Jangan Tahun Depan Dong!IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Bestari memastikan, pemilihan pengganti Sandiaga Uno masih jauh dari kata terlaksana. Sebab, ada sejumlah rangkaian panjang yang harus dilalui sebelum DPRD memilih.

"Jadi paripurna wagub masih jauh. Setelah rapimgab, paripurna, baru panlih (panitia pemilihan) bekerja. Verifikasi berkas, apa lah," jelas Bestari.

3. Sekretaris Dewan bantah tudingan pansus

Soal Wagub DKI Pengganti Sandiaga, Anies: Jangan Tahun Depan Dong!IDN Times/Gregorius Aryodamar P

Sekretaris DPRD DKI Jakarta M Yuliadi membantah tudingan pansus yang menuduhnya sebagai biang dari batalnya paripurna.

Menurut Yuliadi, mundurnya jadwal paripurna pemilihan pendamping Gubernur Anies, karena para pimpinan anggota Dewan Legistatif Kebon Sirih sibuk mengurus urusannya masing-masing. 

"Iya karena pimpinannya juga masih banyak, acara masih sibuk masing-masing," kata Yuliadi saat dikonfirmasi, Senin (22/7).

Baca Juga: Rapat Paripurna Pemilihan Wakil Gubernur DKI Mundur, Ini Alasannya

Topic:

  • Sunariyah

Just For You