Jakarta, IDN Times - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Selatan pada November 2025, merusak bangunan pengambilan air di Sungai Krueng Baru, Kecamatan Labuhanhaji Barat. Kerusakan tersebut mengganggu fungsi jaringan irigasi yang memasok air untuk lahan pertanian di Aceh Selatan.
Untuk memulihkan fungsi pengairan pascabencana, pemerintah membangun kembali groundsill atau bangunan pengendali dasar sungai di Krueng Baru. Infrastruktur ini diharapkan dapat menjaga pasokan air bagi lahan pertanian, sekaligus mendukung target peningkatan frekuensi panen.
"Kalau ini tidak kita perbaiki, pengairan atau aliran sawah yang ada di Aceh Barat Daya juga akan terdampak,” kata Ketua Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat (Satgas PRRP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Imran, dalam keterangan, Senin (19/10/2026).
