Mashudi seorang guru honorer asal Brebes, Jawa Tengah, tidak pernah menyangka bahwa tindakan yang dilakukannya akan membuatnya terbawa ke jeruji besi. Guru ini dilaporkan ke pihak yang berwajib setelah mengirimkan SMS berisi makian dan ancaman sebanyak 49 kali kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi.
Kala itu, Menteri Yuddy enggan menanggapi. Dia menganggap Mashudi melakukan hal tersebut atas dasar sakit hati belaka. Akan tetapi, saat Mashudi mulai mengancam akan menghabisi keluarganya, dia mulai khawatir jika hal tersebut benar-benar terjadi sungguhan. Dia pun langsung melaporkan Mashudi ke Polda Metro Jaya.
