Jakarta, IDN Times – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong tata kelola kecerdasan buatan (AI) yang menempatkan manusia sebagai pengendali utama.
Hal ini disampaikan sebagai solusi konkret menghadapi percepatan teknologi yang kerap melampaui regulasi, dalam forum 23rd Informal Asia-Europe Meeting (ASEM) Seminar on Human Rights di Yogyakarta, Senin (30/03/2026).
Nezar mengatakan, Indonesia tidak berfokus pada kekhawatiran terhadap perkembangan AI, melainkan pada bagaimana merancang sistem yang memastikan manusia tetap memimpin arah penggunaan teknologi tersebut.
