Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dorong Kesiapan Infrastruktur, InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL
Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan (BAK) Pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SUB-2 oleh Direktur Planning InfraNexia Ronny Arnaz (ketiga dari kiri) & Direktur Utama CCSI-KD Peter Djatmiko (ketiga dari kanan), disaksikan langsung oleh Direktur Network Telkom Nanang Hendarno (kedua dari kiri) & Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf (paling kiri). (Dok. Telkom)
  • InfraNexia dan CCSI-KD menandatangani kesepakatan pembangunan SKKL SUB-2, melanjutkan kerja sama Telkom-CCSI untuk menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.

  • Proyek SKKL SUB-2 dirancang merespons pertumbuhan trafik, kebutuhan data, dan layanan digital melalui fondasi kabel laut yang lebih andal serta berkapasitas lebih besar.

  • Kedua perusahaan akan menyiapkan aspek teknis, komersial, dan perjanjian definitif, serta membentuk Komite Manajemen Interim untuk mengoordinasikan tahapan proyek.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    InfraNexia dan CCSI-KD menandatangani Berita Acara Kesepakatan pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut SKKL SUB-2 untuk pengembangan infrastruktur konektivitas digital.
  • Who?
    PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) dan PT CCSI Konektivitas Digital (CCSI-KD), dengan penandatangan Ronny Arnaz dan Peter Djatmiko.
  • Where?
    Penandatanganan kesepakatan dilakukan di Bali. SKKL SUB-2 dirancang menghubungkan Pulau Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.
  • When?
    Penandatanganan dilakukan beberapa waktu lalu; tanggal pasti per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Kerja sama dilakukan untuk menyiapkan kapasitas konektivitas menghadapi pertumbuhan trafik, kebutuhan data, dan layanan digital yang terus meningkat.
  • How?
    Kedua perusahaan melanjutkan persiapan teknis dan komersial, menyusun perjanjian definitif, serta membentuk Komite Manajemen Interim untuk mengoordinasikan tahapan proyek.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat kolaborasi strategis bersama PT CCSI Konektivitas Digital (CCSI-KD) dalam pengembangan infrastruktur konektivitas digital melalui penandatanganan Berita Acara Kesepakatan (BAK) Pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SUB-2. 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Planning InfraNexia Ronny Arnaz dan Direktur Utama CCSI-KD Peter Djatmiko di Bali, beberapa waktu lalu. 

Kesepakatan tersebut menjadi kelanjutan dari kerja sama antara Telkom dan CCSI dalam rencana pembangunan SKKL SUB-2 yang dirancang untuk menghubungkan Pulau Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan. Kolaborasi ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur kabel laut untuk menjawab kebutuhan kapasitas yang terus meningkat. 

1. Pengembangan infrastruktur konektivitas membutuhkan sinergi yang kuat

ilustrasi infrastruktur telekomunikasi (unsplash.com/@hobiindustri)

Direktur Planning InfraNexia Ronny Arnaz mengatakan, pertumbuhan trafik dan layanan digital perlu diimbangi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai. 

“Pengembangan infrastruktur konektivitas membutuhkan sinergi yang kuat dan perencanaan jangka panjang. Melalui pengembangan SKKL SUB-2 bersama CCSI-KD, kami ingin membangun fondasi yang semakin andal untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan data sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi perkembangan ekosistem digital nasional,” ujar Ronny. 

2. Wadah koordinasi

Ilustrasi Gedung Telkom Indonesia (Dok. Telkom)

Melalui BAK tersebut, InfraNexia dan CCSI-KD akan melanjutkan berbagai tahapan persiapan pembangunan SKKL SUB-2, meliputi aspek teknis, komersial, hingga penyusunan perjanjian definitif.

Kedua perusahaan juga sepakat membentuk Komite Manajemen Interim (KMI) sebagai wadah koordinasi untuk mempersiapkan serta mengawal tahapan lanjutan proyek.

3. Sejalan dengan upaya InfraNexia

ilustrasi kolaborasi ide (Pexels.com/Tirachard Kumtanom)

Kolaborasi pembangunan SKKL SUB-2 sejalan dengan upaya InfraNexia untuk terus memperkuat fondasi infrastruktur digital yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan konektivitas berbagai pelaku industri. Kehadiran infrastruktur kabel laut menjadi bagian penting dalam menghubungkan jaringan antardaerah sekaligus mendukung peningkatan kapasitas konektivitas seiring dengan pertumbuhan trafik dan kebutuhan layanan digital.

“Kami melihat SKKL SUB-2 bukan hanya sebagai pembangunan infrastruktur, tetapi sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat konektivitas Indonesia. Dengan kapabilitas yang saling melengkapi, kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi industri dan mendukung konektivitas yang semakin luas di Indonesia,” tutup Ronny. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article