Jakarta, IDN Times –Tim SAR gabungan kembali menemukan korban meninggal longsor Gunung Sampah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026)
"Pukul 17.50 WIB Tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia di pinggir kali tertumpuk timbunan sampah. Selanjutnya korban dibawa menuju RS Polri Kramat Jati," kata Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari dalam keterangan, Senin (9/3/2027).
Saat ini korban meninggal dunia yang sudah teridentifikasi berjumlah enam orang, sementara korban lainnya masih dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggota keluarga.
Berikut enam korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi:
Enda Widayanti (25), pemilik warung;
Sumine (60), pemilik warung;
Dedi Sutrisno, sopir truk asal Karawang;
Irwan Supriatin, sopir truk;
Jussova Situmorang (38);
Hardianto.
"Seluruh korban dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut," katanya.
Sementara itu, sejumlah korban berhasil selamat dari peristiwa tersebut, di antaranya Budiman, Johan, Safifudin, Slamet, Ato, dan Dofir. Berdasarkan informasi dari kepolisian, Ato dan Dofir telah kembali ke rumah masing-masing dalam kondisi selamat.
Adapun total korban yang terdata sementara dari peristiwa longsor, baik yang selamat, meninggal dunia, maupun yang masih dalam pencarian sebanyak 13 orang. Tim SAR gabungan masih terus melakukan proses pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun, termasuk satu orang bernama Riki yang dilaporkan hilang. Proses pencarian dilakukan dengan membuka akses timbunan sampah menggunakan alat berat.
