Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ini Daftar Nama Enam Korban Tewas Longsor Gunung Sampah Bantargebang
TIM SAR Gabungan temukan kitabn sampah di TPST Bantargebang/dok Tim SAR Jakarta
  • Tim SAR gabungan menemukan korban keenam longsor Gunung Sampah Bantargebang bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi.
  • Total enam korban tewas telah teridentifikasi, sementara beberapa korban lain berhasil selamat dan sebagian masih dalam pendataan oleh pihak berwenang serta keluarga.
  • Pencarian terus dilakukan terhadap korban yang diduga tertimbun, termasuk satu orang bernama Riki, dengan bantuan alat berat untuk membuka akses timbunan sampah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 Maret 2026

Tim SAR gabungan menemukan korban meninggal bernama Hardianto di pinggir kali tertimbun sampah di TPST Bantargebang. Korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

9 Maret 2027

Kepala Kantor SAR Jakarta menyampaikan bahwa total enam korban telah teridentifikasi meninggal dunia akibat longsor Gunung Sampah Bantargebang. Tim SAR masih melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

kini

Jumlah korban meninggal dunia tercatat enam orang, sementara total korban mencapai 13 orang termasuk yang selamat dan masih hilang. Proses pencarian terus dilakukan menggunakan alat berat untuk membuka timbunan sampah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Longsor terjadi di area Gunung Sampah TPST Bantargebang, Kota Bekasi, menyebabkan enam orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
  • Who?
    Korban meninggal teridentifikasi sebagai Enda Widayanti, Sumine, Dedi Sutrisno, Irwan Supriatin, Jussova Situmorang, dan Hardianto. Tim SAR gabungan serta pihak kepolisian terlibat dalam evakuasi dan pencarian korban.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kawasan Gunung Sampah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
  • When?
    Longsor dilaporkan pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 17.50 WIB. Keterangan resmi disampaikan pada Senin, 9 Maret 2027 oleh Kepala Kantor SAR Jakarta.
  • Why?
    Penyebab pasti longsor belum dijelaskan secara rinci. Hingga saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai faktor pemicu pergerakan timbunan sampah tersebut.
  • How?
    Pencarian dilakukan dengan membuka akses timbunan sampah menggunakan alat berat. Korban yang ditemukan dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada tanah dan sampah jatuh di tempat sampah besar di Bekasi. Banyak orang kena longsor itu. Enam orang sudah meninggal, namanya ada Enda, Sumine, Dedi, Irwan, Jussova, dan Hardianto. Ada juga orang yang selamat seperti Budiman dan teman-temannya. Tim penyelamat masih cari satu orang lagi yang belum ketemu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times –Tim SAR gabungan kembali menemukan korban meninggal longsor Gunung Sampah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026)

"Pukul 17.50 WIB Tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia di pinggir kali tertumpuk timbunan sampah. Selanjutnya korban dibawa menuju RS Polri Kramat Jati," kata Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari dalam keterangan, Senin (9/3/2027).

Saat ini korban meninggal dunia yang sudah teridentifikasi berjumlah enam orang, sementara korban lainnya masih dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggota keluarga.

Berikut enam korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi:

  1. Enda Widayanti (25), pemilik warung;

  2. Sumine (60), pemilik warung;

  3. Dedi Sutrisno, sopir truk asal Karawang;

  4. Irwan Supriatin, sopir truk;

  5. Jussova Situmorang (38);

  6. Hardianto.

"Seluruh korban dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut," katanya.

Sementara itu, sejumlah korban berhasil selamat dari peristiwa tersebut, di antaranya Budiman, Johan, Safifudin, Slamet, Ato, dan Dofir. Berdasarkan informasi dari kepolisian, Ato dan Dofir telah kembali ke rumah masing-masing dalam kondisi selamat.

Adapun total korban yang terdata sementara dari peristiwa longsor, baik yang selamat, meninggal dunia, maupun yang masih dalam pencarian sebanyak 13 orang. Tim SAR gabungan masih terus melakukan proses pencarian terhadap korban yang diduga masih tertimbun, termasuk satu orang bernama Riki yang dilaporkan hilang. Proses pencarian dilakukan dengan membuka akses timbunan sampah menggunakan alat berat.

Editorial Team