Comscore Tracker

[CEK FAKTA] Benarkah Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia Bisa Go Show? 

Harus mendaftar terlebih dahulu lewat website

Jakarta, IDN Times - Beredar pesan berantai penyelenggaraan vaksinasi untuk lansia di Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (PPSDM) Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan.

Dalam informasi tersebut disebutkan vaksinasi digelar mulai 1 Maret dengan kuota 1.000 dosis. Calon penerima vaksin pun bisa datang langsung ke lokasi dengan modal Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja.

Lalu apakah benar informasi tersebut?

1. Badan PPSDM benar menggelar vaksinasi lansia

[CEK FAKTA] Benarkah Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia Bisa Go Show? Ilustrasi Vaksin. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi membenarkan Badan PPSDM menggelar vaksinasi untuk lansia dari 1 Maret 2021. Namun ia menegaskan calon penerima vaksin harus mendaftar terlebih dahulu lewat website.

“Betul ada vaksinasi di Badan PPSDM, tapi sesuai ketentuan, dia (calon penerima vaksin) mendaftar terlebih dahulu lewat website DKI,” kata Siti kepada IDN Times, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga: Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19, BI Bantu Danai Pengadaan Vaksin

2. Kuota 1.000 dosis benar

[CEK FAKTA] Benarkah Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia Bisa Go Show? Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19. ANTARA FOTO/Jojon

Mengenai kuota 1.000 dosis per hari, Siti menegaskan informasi itu benar. Namun mengenai keterangan tambahan yang mengajak sanak saudara di luar DKI Jakarta untuk ikut vaksinasi di Badan PPSDMK adalah hoaks.

“Tidak bisa go show, bawa KTP dan non KTP DKI,” ujarnya.

3. Vaksinasi untuk lansia digelar di setiap ibu kota provinsi

[CEK FAKTA] Benarkah Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia Bisa Go Show? Warga melintas di depan spanduk sosialisasi tentang vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/1/2021). Sosialisasi tersebut bertujuan agar masyarakat umum tidak takut melakukan vaksinasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sudah masuk pada tahap dua untuk pelaksanaan vaksinasi bagi Lansia dan petugas pelayanan publik. Vaksinasi untuk Lansia akan dimulai di ibu kota provinsi untuk seluruh provinsi di Indonesia, di prioritaskan di Jawa-Bali.

Saat ini 7 juta vaksin sudah siap didistribusikan dan akan segera sampai di 34 provinsi. Vaksinasi ini akan fokus di provinsi yang ada di Jawa-Bali sehingga vaksinasi ini akan didistribusikan sesuai dengan proporsi di mana Jawa-Bali mendapatkan kurang lebih 70 persen dari proporsi vaksin yang ada saat ini.

Siti mengatakan dengan keterbatasan vaksin maka vaksinasi ini akan diutamakan bagi kelompok lansia yang berada di atas 60 tahun yang ada di seluruh Provinsi DKI Jakarta dan juga ibukota provinsi di 33 provinsi yang ada.

“Jadi selain untuk seluruh Kotamadya yang ada di DKI Jakarta vaksinasi juga akan dilakukan di ibu kota provinsi di 33 provinsi seperti Kota Bandung untuk provinsi Jawa Barat, Kota Denpasar untuk Bali, Kota Medan untuk Provinsi Sumatera Utara, Kota Makassar untuk Sumatera Selatan dan seterusnya,” katanya.

Baca Juga: Cerita 4 Legenda Bulu Tangkis Vaksinasi: Suntik Tak Sesakit Kekalahan

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya