Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Irjen Mahmud Nazly Jadi Kadiv Propam Polri, Banyak Berkarier di Satuan Intelkam
ilustrasi Polisi (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Kapolri Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Mahmud Nazly Harahap sebagai Kadiv Propam Polri menggantikan Irjen Abdul Karim.

  • Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tertanggal 2 Oktober 2026 dan menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri.

  • Sebanyak 88 Pati dan Pamen dimutasi, termasuk 19 jabatan Kapolda, dengan 70 personel mendapat promosi atau jabatan baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2015

Nazly menjabat sebagai Kapolsek Kebayoran Baru dan dipercaya mengisi posisi Kapolres Sumedang.

Satu tahun kemudian

Nazly diangkat sebagai Kapolres Bandung. Setelahnya, ia dimutasi menjadi Pamen Baintelkam Polri untuk penugasan di BIN dan mendapat kenaikan pangkat menjadi Brigjen.

2023

Nazly mendapat kenaikan pangkat menjadi Irjen sebagai Pati Baintelkam Polri untuk penugasan pada BIN.

Mei 2026

Nazly tercatat sebagai Kakorsabhara Baharkam Polri.

2 Oktober 2026

Mutasi posisi Kadiv Propam Polri tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026.

Sabtu (3/10/2026)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan keterangan tertulis mengenai mutasi dan rotasi jabatan tersebut.

kini

Irjen Abdul Karim menjabat sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Polri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kapolri melakukan rotasi posisi Kadiv Propam Polri dan menunjuk Irjen Mahmud Nazly Harahap untuk jabatan tersebut.
  • Who?
    Jenderal Suyudi Ario Seto, Irjen Mahmud Nazly Harahap, dan Irjen Abdul Karim terlibat dalam pergantian jabatan tersebut.
  • Where?
    Rotasi berlangsung dalam struktur organisasi Polri, dengan jabatan Kadiv Propam Polri di lingkungan Mabes Polri.
  • When?
    Mutasi tertuang dalam surat telegram tertanggal 2 Oktober 2026. Keterangan tertulis disampaikan pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
  • Why?
    Mutasi dilakukan sesuai kebutuhan organisasi, untuk menjaga kesinambungan tugas, pembinaan karier, dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
  • How?
    Penunjukan dilakukan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, dalam rangkaian mutasi 88 Pati dan Pamen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kapolri Suyudi menunjuk Irjen Mahmud Nazly Harahap menjadi Kadiv Propam Polri. Ia menggantikan Irjen Abdul Karim yang sekarang menjadi Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Polri. Banyak pejabat polisi juga dipindah. Ada 88 Pati dan Pamen yang dimutasi, dan 70 orang mendapat promosi atau jabatan baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rotasi jabatan membuka ruang pengembangan karier bagi personel Polri sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas. Dalam mutasi ini, 70 dari 88 Pati dan Pamen mendapat promosi atau jabatan baru. Penyesuaian tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel serta perubahan jenjang jabatan bagi sejumlah personel lainnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan rotasi posisi Kadiv Propam Polri. Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Lewat surat itu, dia menunjuk Irjen Mahmud Nazly Harahap untuk menggantikan Irjen Abdul Karim yang kini menjabat sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Polri.

Sosok Nazly tercatat sebagai alumni Akademi Kepolisian Tahun 1997. Kiprahnya sebagai anggota Bhayangkara banyak berada di satuan Intelkam Polri.

Kariernya mulai moncer setelah menjabat sebagai Kapolsek Kebayoran Baru pada tahun 2015. Pada tahun yang sama, dia juga dipercaya mengisi posisi Kapolres Sumedang.

Satu tahun kemudian, Nazly diangkat sebagai Kapolres Bandung. Setelahnya, dia dimutasi menjadi Pamen Baintelkam Polri untuk penugasan di BIN dan mendapat kenaikan pangkat menjadi Brigjen.

Pada tahun 2023, Nazly mendapat kenaikan pangkat menjadi Irjen sebagai Pati Baintelkam Polri untuk penugasan pada BIN. Terakhir, dia tercatat sebagai Kakorsabhara Baharkam Polri pada Mei 2026.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mengatakan, mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/10/2026).

Total terdapat 88 Pati dan Pamen yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.

Selain jajaran PJU Mabes Polri, mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda. Di antaranya Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Prof. Dadang Hartanto, Kapolda Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat, Kapolda NTT Irjen Po. Reza Arief Dewanto, dan Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki.

Kemudian, Kapolda Banten Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Kapolda Jateng Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, Kapolda Bali Brigjen Pol Pasma Royce, Kapolda Sumbar Irjen Pol Jawari, Kapolda Sulsel Irjen Pol M. Awal Chairuddin, Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo, dan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Nurworo Danang.

Mutasi jabatan Kapolda juga mencakup Kapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, Kapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Kapolda Sulteng Irjen Pol Rizal Irawan, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto, serta Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo.

Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel, serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen lainnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article