Jakarta, IDN Times – Suasana haru dan isak tangis pihak keluarga menyelimuti proses penyerahan jenazah korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur yang berlangsung di RS Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto (RS Polri), Selasa (28/4/2026).
Penyerahan dilakukan setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi seluruh korban yang diterima.
Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, prosesi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dimulai pada pukul 17.56 WIB.
Penyerahan secara simbolis diawali oleh jenazah atas nama Vica Acnia Fratiwi (23) kepada pihak keluarga yang hadir. Isak tangis pecah saat peti jenazah mulai dipindahkan ke mobil ambulans untuk dibawa ke rumah duka.
Sebelumnya, Tim DVI Polri yang terdiri dari Pusdokkes Polri, Inafis, hingga tim forensik FKG UI telah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap 10 kantong jenazah sejak pukul 08.00 WIB.
Hasil rekonsiliasi yang rampung pada pukul 14.00 WIB menyatakan ke-10 jenazah tersebut telah teridentifikasi melalui data primer sidik jari serta data sekunder berupa catatan medis dan properti pribadi korban.
"Tim telah menyelesaikan seluruh pemeriksaan. Seluruh korban yang dilaporkan hilang oleh keluarga sebanyak 10 orang kini telah cocok dengan data jenazah yang kami terima," ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono pada konferensi pers yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026).
Kecelakaan tragis ini melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan unit KRL di lintasan Bekasi Timur. Selain 10 jenazah yang diidentifikasi di RS Polri, terdapat 5 korban meninggal lainnya yang telah lebih dulu dievakuasi ke beberapa RS di Bekasi dan langsung diserahkan kepada keluarga.
