Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar focus group discussion (FGD) terkait insentif industri perfilman untuk memperkuat ekosistem kreatif di Ibu Kota. Kegiatan ini berlangsung di Balai Kota Jakarta, pada Selasa (10/3). (jakarta.go.id)
Selama ini, Jakarta kerap hadir di layar lebar sebagai latar cerita. Jalanan padat, gedung-gedung tinggi, hingga sudut-sudut kota yang khas sering menjadi bagian dari adegan film Indonesia. Ke depan, peran itu ingin dinaikkan levelnya.
Melalui berbagai diskusi bersama pelaku industri, asosiasi produser, hingga pengelola bioskop, Pemprov DKI tengah merancang kebijakan yang dapat mendorong ekosistem perfilman tumbuh lebih kuat. Salah satunya adalah pemberian insentif berupa keringanan hingga pembebasan pajak daerah untuk sektor tertentu, termasuk perfilman.
Saat ini, bentuk dukungan tersebut sudah mulai terlihat, dengan adanya pengurangan pajak sebesar 50 persen untuk pertunjukan film nasional di bioskop. Kebijakan ini menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat rantai industri dari produksi hingga distribusi.