Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
James Riady Pastikan Lippo Mal Tak Ikut Pasang Pagar Tinggi
CEO Lippo Group, James Riady (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • CEO Lippo Group James Riady memastikan mal-mal Lippo tidak akan memasang pagar tinggi, karena pagar di seluruh mal Lippo telah dibongkar atau diturunkan selama 10 tahun terakhir.
  • James menilai kehati-hatian pengusaha dapat dimengerti di tengah potensi gejolak, sehingga struktur keuangan perusahaan dan negara perlu ditata lebih baik.
  • Pemerintah melalui Hasan Nasbi dan Mendag Budi Santoso menyatakan situasi aman serta tidak menemukan isu terkait pagar tinggi setelah koordinasi dengan APPBI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
10 tahun terakhir

Lippo Mal membongkar dan menurunkan pagar di seluruh malnya.

kemarin

Budi Santoso berkoordinasi dengan APPBI dan menyatakan tidak ada isu terkait pemasangan pagar tinggi di mal.

Jumat (30/7/2026)

James Riady memastikan mal milik Lippo tidak akan memasang pagar tinggi. Ia mengatakan kehati-hatian pengusaha dapat dimengerti di tengah potensi gejolak.

dalam waktu dekat

Lippo Mal tidak akan membangun kembali pagar yang telah dibongkar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    CEO Lippo Group James Riady memastikan mal-mal Lippo tidak akan memasang pagar tinggi, setelah pagar di pusat perbelanjaan Lippo dibongkar dalam 10 tahun terakhir.
  • Who?
    James Riady, Lippo Group, Hasan Nasbi selaku Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta APPBI terlibat dalam pernyataan mengenai isu pagar mal.
  • Where?
    James Riady menyampaikan kepastian tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pagar tinggi disebut dipasang sejumlah mal, termasuk Blok M Plaza, Pakuwon Bekasi, dan Pakuwon Surabaya.
  • When?
    Pernyataan James Riady disampaikan pada Jumat, 30 Juli 2026. Pembongkaran pagar di mal-mal Lippo disebut telah berlangsung selama 10 tahun terakhir.
  • Why?
    James menyebut pemasangan pagar tinggi oleh sebagian pelaku usaha dapat dipahami sebagai bentuk kehati-hatian menghadapi kemungkinan gejolak. Pemerintah menyatakan tidak ada masalah atau isu terkait pemasangan pagar tersebut.
  • How?
    Lippo Mal membongkar dan menurunkan pagar yang sebelumnya ada, serta memastikan tidak akan membangunnya kembali dalam waktu dekat. Budi Santoso menyatakan telah berkoordinasi dengan APPBI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
James Riady bilang mal Lippo tidak akan memasang pagar tinggi. Sudah 10 tahun, pagar di mal Lippo malah dibongkar. Ada mal lain yang membuat pagar tinggi karena lebih hati-hati. Hasan Nasbi dan Budi Santoso bilang keadaan Indonesia aman. Mereka bilang tidak ada masalah besar soal pagar mal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keputusan Lippo Mal mempertahankan ruang tanpa pagar tinggi mencerminkan konsistensi kebijakan yang telah dijalankan selama satu dekade. Di saat sejumlah pelaku usaha memilih langkah kehati-hatian, koordinasi pemerintah dengan asosiasi pusat perbelanjaan yang tidak menemukan isu khusus turut mendukung penilaian bahwa situasi tetap terkendali dan optimisme publik dapat dijaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Mal di Jakarta seperti Blok M Plaza, hingga Pakuwon Bekasi, dan Pakuwon Surabaya membuat pagar setinggi lebih dari 2 meter. CEO Lippo Group, James Riady, memastikan mal miliknya tidak ikut pasang pagar tinggi.

"Pasti tidak," ujar James di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (30/7/2026).

1. Lippo Mal sudah 10 tahun terakhir bongkar pagar

CEO Lippo Group, James Riady (IDN Times/Ilman Nafi'an)

James mengatakan, Lippo Mal dalam 10 tahun terakhir membongkar pagarnya. Dengan demikian, dalam waktu dekat Lippo Mal tidak akan membangun kembali pagar tersebut.

"Yang terjadi 10 tahun ini ada pagar itu semua mal-mal Lippo kita kita bongkar kita turunkan. Ya, jadi mari kita semangat semua ya. Mari kita semangat semua," ujar dia.

Terkait dengan adanya sejumlah mal yang memasang pagar tinggi, James mengatakan, hal itu biasa apabila ada kehati-hatian dari pelaku usaha.

"Kehati-hatian pengusaha itu bisa dimengerti. Memang ini zamannya akan lebih banyak gejolak, berarti struktur keuangan setiap perusahaan, struktur keuangan negara dan sebagainya memang harus ditata lebih baik daripada dulu," kata dia.

2. Pemerintah anggap aman

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengatakan, Indonesia merupakan bangsa yang aman. Oleh karena itu, dia meminta kepada semua pihak untuk tidak membesarkan suatu isu.

"Kita doakan bangsa kita aman. Jadi kita jangan memperbesar berita-berita yang tidak baik. Berita-berita yang menebar ketakutan tuh sebaiknya diklarifikasi juga. Teman-teman wartawan kan bisa cek sendiri," ujar Hasan.

Hasan Nasbi kemudian meminta jurnalis untuk mengecek fakta yang sebenarnya. Menurut dia, isu yang masih rumor tidak perlu dibesar-besarkan.

"Bisa bikin cek fakta benar enggak, fearmongering (rumor) yang sedang beredar itu, ketakutan-ketakutan yang sedang beredar itu betul-betul nyata apa tidak. Kan teman-teman bisa cek di lapangan. Saya rasa kita harus optimis, ya. keadaan negara kita baik," uja5 dia.

3. Mendag anggap tidak ada masalah

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, juga mengatakan tak ada masalah berkaitan dengan ramai-ramai sejumlah mal pasang pagar tinggi.

"Oh gak, gak ada masalah, gak ada," kata dia.

Budi juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), tak ada isu apapun berkaitan dengan hal tersebut.

"Ya, saya juga gak tahu persis ya, tapi kemarin koordinasi dengan kayak APPBI ya, Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia, gak ada masalah kok, gak ada isu apa-apa. Gak ada isu terkait ya apa pun, ga ada," ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article